Foto: Daylife
BARCELONA - Inter Milan mungkin tengah berduka setelah ditekuk Barcelona 0-2 pada matchday 5 penyisihan Grup F Liga Champions, dini hari tadi. Secara sportif, Dejan Stankovic pun mengakui timnya sulit mengembangkan permainan saat bermain di Camp Nou.
Ya, dalam pertandingan tersebut, Inter memang kewalahan meladeni permainan cepat nan atraktif yang diperagakan Xavi Hernandez, Andres Iniesta dan Pedro Rodriguez. Alhasil, Barca sukse dua kali membobol gawang Julio Cesar lewat aksi Gerard Pique dan Pedro.
Menyikapi hasil ini, Stankovic mengakui timnya kalah kualitas dari Barca, "Selalu tak mudah, datang ke stadion ini (camp Nou) dan menampilkan permainan kami. Rubin mungkin bisa melakukan hal itu, namun Barcelona merupakan tim dengan kualitas tertinggi," jelasnya sebagaimana dikutip Goal, Rabu (25/11/2009).
Dengan kekalahan ini, Inter harus merelakan posisinya di puncak klasemen direbut Barcelona yang mengoleksi delapan poin. Nerazzurri sendiri harus turun ke posisi dua dengan raihan enam poin, atau sama dengan Rubin Kazan. Nah, pada pertandingan terakhir di babak penyisihan grup nanti, Inter bakal menjamu Rubin di San Siro. Kemenangan merupakan syarat mutlak jika Javier Zanetti dkk ingin mendampingi Barca ke babak 16 besar.
"Kini, yang harus kami lakukan adalah menunggu pertandingan melawan Rubin dan mengalahkan mereka di San Siro untuk lolso ke babak 16 besar," tambahnya.
Duel Inter kontra Rubin akan digelar pada 9 Desember atau dua pekan ke depan. Namun, sebelum tampil dalam laga krusial tersebut, Nerazzurri harus lebih dulu meladeni Fiorentina, akhir pekan ini. Kubu La Viola sendiri tengah dalam euforia keberhasilan menembus fase knock-out, setelah dini hari tadi sukses menunundukkan Olympique Lyon (1-0) di grup E, sekaligus menyingkirkan klub kuat, Liverpool.
(acf)