FIFA Segera Bahas Masalah Perwasitan

Muchamad Syuhada - Okezone
Selasa, 24 November 2009 10:25 wib
Foto: Daylife
Foto: Daylife
ZURICH - Kontroversi "sentuhan tangan gaib" striker Timnas Prancis Thierry Henry di laga Play-off Piala Dunai 2010 kontra Republik Irlandia semakin menjadi polemik. Merespon himbaun banyak kalangan atas insiden tersebut, Badan Sepakbola Dunia (FIFA) akhirnya memutuskan segera menggelar pertemuan.

Henry diketahui melakukan handball ketika hendak mengirimkan umpan kepada William Gallas yang diteruskan menjadi sebuah gol penentu lolosnya Les Blues ke Afrika Selatan tahun depan. Usai laga bomber Barcelona itu mengakui tindakkannya.

Menyimak fakta yang ada, kubu Rep Irlandia tentu saja tidak terima. Mereka terus menyuarakan protes, salah satunya meminta dilakukan tanding ulang.

Sayang menurut regulasi yang telah ditetapkan sebelumnya, wacana tanding ulang tersebut tidak mungkin dilaksanakan.

Sebagai badan tertinggi sepakbola dunia, FIFA tentunya tidak mau hal ini berlarut-larut atau bahkan terulang dikemudian hari. Untuk tindak lanjut Federasi yang diketuai oleh Sepp Blatter tersebut akhir memutuskan akan menggelar sidang istimewa.

Berikut pernyataan FIFA seperti dilansir situs resmi, Selasa (24/11/2009): "Terkait kejadian di pentas sepakbola beberapa waktu lalu yang mengatasnamakan laga Play-Off Piala Dunia 2010, masalah perwasitan dan aturan pasar taruhan, maka presiden FIFA memutuskan segera mengadakan pertemuan dengan komite eksekutif."

"Pertemuan tersebut akan digelar di Cape Town pada 2 Desember 2009 dan akan dimulai pada pukul 15.00 waktu setempat." (msy)
  • yuss » 0 Tanggapan
    skalian jga bahas perwasitan di Liga Indonesia ... hahaha wasit Indonesia bisa jga jadi preman di lapangan ...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rakyat_kecil » 0 Tanggapan
    luar biasa... lihat di eropa sana, sepak bola saja bisa menegakan hukum sebegitu rupa, hingga kesalahan sekecil apapun takan pernah bisa terulang lg, karena undang2 nya jg jelas dan pasti! tp coba lihat di Indonesia, undang2 pemerintahanya dan hukum yg menyakut masyarakat banyak dan jutaan ribu jiwa rakyat nya saja tak pernah bisa terselesaikan. apalagi untuk urusan olahraganya, sampai kapan pun jangan bermimpi akan maju!!!! PESIMIS?? PASTI!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Evo » 0 Tanggapan
    klo gw / lo smw jd warga irlandia pasti lo smw akan nuntut pertandingan ulang...bayangkan aja seharusnya klo g ada gol kotroversial itu pertandingan msh hrs perpanjangan wkt & irlandia blm tentu kalah....klo gw seh setuju di lakukan pertandingan ulang,tp dgn format golden gol...artinya yg buat gol lbh dl itu yg menang...tp ya itu aibnya FIFA & korps wasit di eropa....wasit dr swedia yg mimpin apa lagi...ga malu tuh tar mimpin pertandingan lg?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ikkyman » 0 Tanggapan
    bahas trus ampe numbuh rambut tuh bola ga guna....ngabisin duit aja....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • jonk_banten » 0 Tanggapan
    minta tanding ulang...rasa'y ga mgkn dech.. ingat wktu kejadian Wales vs Rusia saat play of memperebutkan tiket ke Piala Dunia Jerman,Wales mrs dirugikan oleh pencetak gol Rusia krn si pemain tsb terbukti positif doping... Wales pun ngotot mnta tanding ulang, tp ttp aja no way.. So aroma kontroversi di jagad Sepakbola itu mjd sebuah fenomena yg tak terhindarkan.. Klw terjadi hal kontroversial antara dua kubu, maka biasanya FIFA kembali mempertemukan keduanya di Prakualifikasi Euro/Piala Dunia.. Msh ingat jg Inggris Vs Rusia? Inggris gagal ke Euro 2008, kembali bertemu di PPD 2010. N hasilnya Inggris bs Revans..
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit