Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Galliani Terima Ancaman Pembunuhan

Achmad Firdaus , Jurnalis-Selasa, 24 November 2009 |00:50 WIB
Galliani Terima Ancaman Pembunuhan
Foto: Daylife
A
A
A

MILAN - Nyawa wakil presiden AC Milan Adriano Galliani tengah terancam. Galliani dank keluarganya diteror surat kaleng yang berisi ancaman pembunuhan.

Sejak beberapa bulan terakhir, Galliani terus menghadapi masa sulit. Mulai dari kritikan terkait manuver belanja pemain di bursa transfer musim panas lalu, hingga krisis yang dialami Milan pada awal musim. Namun, belum reda permasalahan tersebut, tangan kanan presiden  klub Silviio Berlusconi ini kambali ditimpa masalah baru.

Baru-baru ini, Galliani dikabarkan menerima sejumlah surat ancaman pembunuhan dari seseorang. Dalam surat yang dikirim pelaku melalui situs resmi klub, sosok misterius ini menyatakan bakal membunuh Galliani beserta istri dan keluarganya. Konon, ancaman ini didasarkan pada ketidakpuasan sang pelaku atas keputusan Galliani melepas bintang Rossoneri Ricardo Kaka ke Real Madrid pada awal musim ini.

Menyadari nyawanya beserta keluarga terancam, Galliani langsung menghubungi pihak kepolisian setempat untuk menindaklanjuti ancaman tersebut. Pihak kepolisian hingga kini masih terus berjaga-jaga di sekitar kediaman sang wakil presiden klub.

Sebagaimana dilaporkan La Repubblica, Selasa (24/11/2009), pihak kepolisian sendiri kabarnya telah mencurigai seorang pria berusia 29 tahun. Kediaman pelaku yang masih dirahasiakan namanya ini di kawasan Milan pun masih terus diawasi polisi. Namun, sang pelaku diyakini bukan bagian dari fraksi fans ultras Rossoneri.

(Achmad Firdaus)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement