FIFA Hukum Asosiasi Sepakbola Irak

Defanie Arianti - Okezone
Sabtu, 21 November 2009 10:13 wib
Foto: ist
Foto: ist
ZURICH - Badan Sepakbola Dunia (FIFA) memutuskan untuk melarang Asosiasi Sepakbola Irak (IFA) berkompetisi dalam laga internasional akibat campur tangan pemerintah.

Ya, Komite Olimpiade Irak baru-baru ini kembali membubarkan IFA, setelah melakukan hal serupa, Mei 2008. FIFA yang mengecam tindakan tersebut memberi waktu 72 jam bagi pemerintah Irak guna menyelesaikan permasalahan tersebut. Sayangnya, tidak ada perubahan yang terjadi.

"Komite Darurat FIFA memutuskan untuk membekukan Asosiasi Sepakbola Irak akibat adanya campur tangan pemerintah," demikian pernyataan resmi FIFA sebagaimana dikutip reuters, Sabtu (21/11/2009).

"FIFA mendapat kabar bahwa Komite Olimpiade Irak membubarkan IFA pada 16 November lalu dan bahwa pasukan pengamanan pemerintah telah mengambil alih kekuasaan di kantor pusat IFA."

"Pada hari yang sama, FIFA memberikan pernyataan kepada IFA bahwa, jika keputusan itu tidak dicabut dalam kurun 72 jam ke depan, dan kekuasaan di kantor pusat tidak dikembalikan kepada IFA dalam waktu yang sama, kasus ini akan diserahkan kepada Komite Darurat FIFA."

Kini, anak-anak asuh Nadhim Shakir tidak diperbolehkan ikut serta dalam pertandingan internasional apapun, baik itu kompetisi maupun laga ujicoba, hingga waktu yang tidak ditentukan. IFA juga kehilangan haknya untuk memberikan suara pada pertemuan-pertemuan yang diadakan organisasi internasional serta tidak lagi mendapat bantuan finansial.

Kendati begitu, FIFA memberikan pengecualian terhadap para pemain wanita Irak untuk ambil bagian pada kompetisi sepakbola regional U-16 di Yordania yang diselenggarakan oleh Asosiasi Sepakbola Norwegia, 22-29 November mendatang.

(van)
  • akbar » 0 Tanggapan
    dan Sepakbola Dunia (FIFA) memutuskan untuk melarang Asosiasi Sepakbola Irak (IFA) berkompetisi dalam laga internasional akibat campur tangan pemerintah.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit