RIO DE JANIERO - Kabar tewasnya Robert Enke, akibat bunuh diri, sampai ke telinga Adriano. Striker asal Brasil ini mengaku dirinya hampir bunuh diri lantaran depresi setelah ayahnya meninggal dunia. Adriano sempat mengalami penurunan hingga titik terendah dalam kariernya.
Seperti diketahui, kiper asal Jerman yang bermain untuk Hannover, pertengahan pekan ini ditemukan tewas di perlintasan rel kereta api. Belakangan diketahui, Enke melakukan bunuh diri, setelah depresi akan kegagalan dalam berkarier.
Adriano menjelaskan, dirinya yang sempat depresi juga hampir melakukan hal yang sama. Namun, dukungan moral dari banyak pihak, membuatnya urung melakukan bunuh diri.
"Depresi sangat dekat dengan olahraga. Dan kami tidak boleh meremehkan hal tersebut. Perlu cara untuk mengatasi masalah tersebut. Ini berpengaruh kepada pemain seperti saya dan juga Enke," jelas Adriano kepada La Repubblica, Sabtu (14/11/2009).
"Ketika 2004 lalu, setelah ayah saya meninggal, saya banyak menghabiskan waktu dengan menenggak alkohol yang berakibat fatal pada karier. Saya minum alkohol yang saya kira bisa menyelesaikan masalah, termasuk insomnia. Kini saya sudah melupakan semuanya dan bertanggung jawab atas hidup saya," lanjut mantan striker Inter Milan ini.
Adriano kini sudah kembali menemukan harinya dan menjadi striker tajam bersama Flamengo. Sayang, Adriano belum dilirik pelatih Brasil Carlos Dunga. Namanya, tidak masuk dalam daftar pemain melawan Inggris, malam nanti.
(
zwr)