PALEMBANG - Meski belum jelas ditargetkan meraih medali apa di SEA Games Laos 2009, Timnas PSSI U-23 tetap menjalani latihan konstan di Palembang. Trio pelatih asal Uruguay mengakui proses yang mereka capai belum sempurna.
"Kami harus membenahi banyak hal secara detail setiap hari supaya berfungsi dengan baik," ujar pelatih Alberto Bica diterjemahkan asistennya Gabriel Anon, kepada okezone, Sabtu (24/10/2009).
Diutarakan Bica, bukan pekerjaan ringan baginya bekerja di Indonesia namun dia dan kedua asistennya tetap gembira karena menyenangi profesi mereka. Para pemain sendiri sudah menunjukkan kemajuan hari per hari dalam pemusatan latihan.
"Tapi, di sini sarana infrastruktur masih kurang layak, sementara kami dikejar waktu dan masih ada pula beban soal tentang beberapa hal teknis-nonteknis lainnya," tutur Bica.
Yang menarik, diungkapkannya, "Di negeri ini kami menemukan banyak orang yang menyukai sepakbola. Kami tak lupa berterima kasih kepada mereka lantaran mendukung program latihan ini," tukas mantan pemain klub Nacional perebut kampiun antarklub Toyota Cup 1981.
Selain trio ekspatriat asal Amerika Latin itu, timnas SEA Games juga mempekerjakan Dedy dan Reza (ofisial) serta dr Sorta sebagai petugas medis. Berbeda dengan para pelatih, ketiga ofisial terkesan hanya bekerja dalam diam.
"Ada banyak orang tanpa nama yang bekerja untuk sebuah tim sepakbola. Tak seorang pun memberi mereka penghargaan walaupun mereka memeras tenaga tiap hari. Seperti ketiga teman kami itu," sela Gabriel Anon, seraya menyatakan pada Senin (26/10/2009 lusa para pemain yang terpilih ke SEA Games Laos 2009 akan diumumkan.
(
zwr)