Foto: Daylife
MILAN - Derby della Madonnina menghadapi AC Milan, dini hari nanti ditunjuk allenatore Jose Mourinho sebagai awal kebangkitan Inter Milan. Tak pelak, pelatih asal Portugal ini pun mengaku akan melakukan revolusi dalam tubuh skuadnya.
Ya, dalam pertandingan penting ini, Mourinho dipastikan belum bisa menurunkan pilar paling barunya, Wesley Sneijder. Selain itu, sejumlah pemain seperti Ricardo Quaresma dan Marco Materazzi dikeluarkan dari skuad karena dinilai tidak cocok dengan skema revolusi yang diusungnya, termasuk sang kapten Javier Zanetti yang kabarnya juga bakal absen.
Dalam laga kali ini, The Special One memutuskan memberi kepercayaan kepada Lucio dan Christian Chivu mengawal jantung pertahanan dari serbuan, Filippo Inzaghi, Alexandre Pato dan Klaas Jan Huntelaar yang kabarnya akan menjadi andalan utama pelatih Leonardo Araujo meneror gawang Julio Cesar.
"Saat Anda harus berhadapan dengan tipe penyerang seperti Inzaghi, Pato dan Huntelaar, maka kami tak bisa menggunakan bek yang memiliki karakter seperti Materazzi. Kami akan memulai pertandingan dengan duet Lucio dan Chivu di tengah pertahanan. sementara Ivvan Cordoba memulai dari bench," papar Mourinho sebagaiaman dikutip Football Italia, Sabtu (29/8/2009).
"Saya juga tak harus memanggil Quaresma, sebab saya sudah memiliki Amantino Mancini dan Mario Balotelli di sisi sayap. Saya juga lebih memilih membawa David Suazo sebagai cadangan di lini depan. Ia akan memberikan kami opsi berbeda saat menyerang," tambahnya.
"Dapatkah kami melakoni pertandingan ini tanpa kehadiran Javier? Mengapa tidak? Setiap pelatih memiliki ide, dan itu harus diikuti dan diterapkan para pemain di lapangan," tegas mantan pelatih FC Porto dan Chelsea itu.
(acf)