Sejumlah Bonek Palak Pengendara

Selasa, 30 Juni 2009 19:07 wib
F: Yugi Prasetyo
F: Yugi Prasetyo
BANDUNG - Demi mempertahankan hidupnya selama di Kota Bandung untuk menyaksikan tim kesayangannya Persebaya melawan PSMS Medan. Ratusan Bonek yang sudah berada di Kota Kembang, menggunakan berbagai cara untuk tetap bertahan.

Salah satunya dengan mengamen di setiap perempatan sekitar Stadion Siliwangi. Namun tak jarang diantara mereka meminta secara paksa alias memalak, terutama pengendara mobil yang pengemudinya wanita.

Mereka tak segan-segan mengetok-ngetok kaca dan meminta uang. Begitu si pengemudi memberikan uang receh. Mereka balik menyentak dengan alasan uang segitu mana cukup untuk biasa makan di Bandung.

Tidak ingin banyak ribut, sebagian pengendara memberikan uang lebih diantaranya Rp2.000 hingga Rp5.000. Tak jarang selain uang diantara mereka juga memaksa untuk memberikan makanan dan rokok yang ada di dalam mobil.

"Dasar Bonek, ke Bandung cuma jadi tamu ini malah malakin pengendara mobil, mana maksa lagi," keluh salah seorang pengendara mobil di Jalan Aceh, Selasa (30/6/2009).    
(Yugi Prasetyo/Koran SI/van)
  • Muncrattt » 0 Tanggapan
    Jah, jangan heran sama ulah para bonek, dtang ke kota orang dgn menjadi gembel,, kerjanya buat rusuh aja,, nyampah!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Mambique » 0 Tanggapan
    Hai ....BONEK welcome to the jungle, kami AREMANIA menunggumu. Jangan harap bikin rusuh di bumi AREMA ..LO onar GUA hajar
    Beri Tanggapan Laporkan
  • naz » 0 Tanggapan
    bwahahaha.. si joker nih ga punya akal sehat. sangat irelevan ya, korelasi dari perbandingannya sangat bodoh. macam pendidikan rendah saja. jangan2 anda termasuk supporter rusuh ya? makanya ngomng gitu. btw, sekarang sekolah 9 tahun sdh gratis, dimanfaatkan dong.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • green peace » 0 Tanggapan
    KETEGASAN!!!!KETEGASAN!!!! kyaknya dulu udah dilarang masuk stadion berapa tahun tuh...???
    Beri Tanggapan Laporkan
  • pembenci rusuh » 0 Tanggapan
    tembak ditempat yg berbuat rusuh..
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit