Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kalah, Persijap Emban Tugas Berat

Sundoyo Hardi (Koran Sindo) , Jurnalis-Sabtu, 20 Juni 2009 |21:47 WIB
Kalah, Persijap Emban Tugas Berat
A
A
A

JEPARA - Sriwijaya FC benar-benar menjadi hantu bagi Persijap. Dominasi tim berjuluk Laskar Wong Kito terhadap Persijap kian terlihat di ajang Copa Indonesia. Bertanding di kandang sendiri, Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Persijap dipaksa bertekuk lutut di hadapan Ferry Rotinsulu dkk dengan skor 0-2 (0-0), Sabtu (20/6/2009).

Hasil buruk ini menjadikan langkah anak-anak Jepara menembus babak final semakin berat. Sebab, saat leg kedua di Palembang 24 Juni mendatang, Persijap dituntut menang dengan selisih tiga gol.

Dua gol Sriwijaya yang membisukan suporter Persijap dicetak dua legiun asingnya, Ngon A Djam pada menit 57 dan sang kapten Keith Kayamba Gumbs saat pertandingan memasuki menit 90+1. Dua gol ini lahir dari serangan balik saat tuan rumah mulai keasyikan menyerang.

Turun dengan materi compang-camping membuat kinerja sektor-sektor vital Persijap sulit berkembang. Nor Hadi yang menggantikan posisi Pablo Frances tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Striker mungil asli Jepara ini seringkali gagal melewati adangan tembok-tembok tangguh Sriwijaya yang digalang Charis Yulianto.

Begitu juga dengan lapangan tengah. Kehadiran Phaiton Thiabma kurang memberikan kontribusi karena pemain asal Thailand ini harus ikut pontang-panting membantu pertahanan. Kondisi ini diperparah dengan barisan belakang yang sering kecolongan dalam menjaga pergerakan Ngon A Djam, Obiora, dan Keith Kayamba.

Formasi 3-5-2 yang diperagakan Persijap mampu dibaca arsitek Sriwijaya Rahmad Darmawan. Laskar Wong Kito yang terbiasa menggunakan pola 4-4-2 mengubah strategi menjadi 3-5-2. Sehingga, ketika para gelandang Persijap ikut membantu serangan, maka saat Sriwijaya memperolah peluang serangan balik mampu dimaksimalkan. Mengingat, banyak ruang kosong di lapangan tengah Persijap.

Pelatih Persijap Junaedi mengakui anak asuhnya kalah kualitas dari tim tamu. Absennya tiga pilar utama, yakni Pablo Frances dan Enjang Rohiman karena akumulasi kartu serta Isdianto yang dibekap cedera memunculkan lubang besar di lapangan tengah dan ini mampu dimanfaatkan lawan.

"Materi kami pas-pasan. Beda dengan Sriwijaya yang memiliki stok pemain dengan kualitas di atas rata-rata. Absennya tiga pemain pilar kami sungguh berpengaruh," ujar Junaedi seusai laga.

Meski demikian, bukan berarti dia akan menyerah begitu saja. Satu kesempatan di pertemuan kedua akan dimaksimalkan untuk bisa meraih tiket final. Apalagi, pada pertandingan tersebut Pablo Frances, Enjang Rohiman, dan Isdianto sudah dapat diturunkan.

"Sekecil apapun peluang tersebut, harus kami manfaatkan untuk meraih hasil maksimal. Kami akan segera persiapkan tim guna meladeni Seiwijaya di second leg nanti," tambahnya.

Sementara, Rahmad Darmawan mengungkapkan, kunci keberhasilan timnya merengkuh poin penuh di laga kemarin adalah optimalnya pemain-pemain tengah dalam menjaga ritme pertandingan. Selain itu, tidak bisa dipungkiri jika tidak tampilnya tiga pemain utama Persijap semakin mempermudah terjadinya gol.

"Kami merujuk pertandingan Persijap kontra Persitara di babak perempatfinal. Persijap terlihat mendominasi melalui dua sayapnya, yakni Isdianto dan Nurul Huda. Makanya kami memutuskan untuk mengikuti pola Persijap dengan memainkan lima pemain di tengah," terang Rahmad.

Kemenangan ini menjadikan satu kaki Sriwijaya telah menjejak final Copa Indonesia. Keith Kayamba dkk hanya butuh hasil seri di laga kedua. Dan, untuk mencapai hasil ini bukan tidak mungkin akan mudah dicapai. Sebab, dari rekor pertemuan kedua tim, Persijap belum pernah satu kalipun mengalahkan mereka di kandangnya sendiri.

"Semua kemungkinan masih dapat terjadi. Kami akan tetap fokus untuk meraih kemenangan di pertemuan kedua. Apalagi, Persijap juga memiliki pemain-pemain dengan kualitas bagus," ujar RD -sapaan Rahmad Darmawan.

Sementara, lima kartu kuning dikeluarkan wasit Najamudin Aspiran dalam laga tadi. Dua kartu kuning diberikan kepada pemain Persijap, masing-masing Ilham Hasan dan Donny Siregar. Sementara, tiga pemain Sriwijaya yang diganjar kartu adalah Christian Warobay, Wijay, dan Tmisi J Joel.

(Fetra Hariandja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement