foto: Daylife
RECIFE - Pamor Piala Dunia memang lebih besar ketimbang Piala Konfederasi. Untuk itu, pelatih timnas Brasil Carlos Dunga pun bertekad mengantar skuadnya secepatnya memastikan lolos ke Piala Dunia 2010 ketimbang fokus berlaga di Piala Konfederasi.
Seperti diketahui, kemenangan 2-1 yang diraih tim Samba atas Paraguay dini hari tadi memang telah mengantar Brasil menduduki puncak klasemen sementara kualifikasi PD2010. Tak hanya itu, Ricardo Kaka dkk juga hanya membutuhkan satu kemenangan untuk bisa memastikan satu tiket ke ajang empat tahunan yang pada 2010 nanti akan dihelat di Afrika Selatan.
Namun, sebelum memastikan satu tempat di babak fase grup Piala Dunia, Brasil harus terlebih dulu tampil di ajang Piala Konfederasi (14 Juni 2009) yang juga akrab dikenal sebagai ajang pemanasan menjelang PD. Menyikapi hal ini, Dunga mengatakan jika timnya juga memiliki tekad untuk keluar sebagai juara Konfederasi. Tetap, yang menurut Dunga menjadi prioritas utama timnya adalah lolos ke Piala Dunia secepatnya.
"Target utama kami sekarang adalah lolos kualifikasi Piala Dunia. Piala Konfederasi memang penting, namun yang terpenting bagi kami sekarang adalah Piala Dunia," papar Dunga sebagaimana dilansir Goal, Kamis (11/6/2009).
Untuk bisa lolos ke Piala Dunia, Brasil memang hanya membutuhkan satu kemenangan lagi. Namun, hal itu pastinya takkan mudah terealisasi. Pasalnya, tim yang akan menjadi lawan Selecao pada lanjutan babak kualifikasi Piada Dunia, September mendatang adalah rival utamanya Argentina.
Menanggapi calon lawan yang akan dihadapinya itu, Dunga tak ingin berkomentar panjang lebar. Kapten Brasil di Piala Dunia 1994 lalu itu hanya mengatakan timnya akan berusaha keras untuk mewujudkan keinginannya itu. Dunga bahkan percaya timnya bisa tampil sebagai juara jika tampil sebagai satu kesatuan seperti yang ditampilkan Ricardo Kaka dkk dalam dua pertandingan terakhir.
"Kami hanya membutuhkan tambahan tiga poin untuk bisa menggaransi satu tempat ke Piala Dunia, dan kami akan berusaha keras untuk merealisasikannya," tambah pelatih 45 tahun itu.
"Sebuah pertandingan dimenangkan oleh 11 pemain, tapi, untuk memenangkan sebuah turnamen Anda membutuhkan satu grup. Selecao adalah satu kesatuan dan untuk bisa menjadi juara dunia, kami juga harus tampil sebagai sebuah tim," tutup arsitek pemilik nama lengkap Carlos Caetano Bledorn Verri itu.
(fmh)