JAKARTA - Persita Tangerang masih berharap bisa lepas dari jeratan degradasi dan meraih jatah play-off melawan Pesebaya Surabaya. Pendekar Cisadane enggan mengibarkan bendera putih karena masih bisa menyamai angka PSMS Medan dan PKT Bontang dengan 31 poin.
"Harapan kami selamat dari degradasi masih ada. Memang nasib kami tergantung hasil pertandingan PKT dan PSMS, tapi tidak ada yang mustahil dalam sepak bola," kata Manajer Persita Andi Mulyadi, Kamis (4/6/2009).
Memenangi dua sisa laga adalah syarat mutlak Persita untuk meraih cita-cita bertahan di Liga Super musim depan. Namun bila melihat lawan yang bakal dihadapi, Sunar Sulaiman dkk akan merinding karena harus melakoni tur Jatim melawan Arema Malang, Sabtu (6/6/2009) dan Persik Kediri, Rabu (10/6/2009).
"Kami mengejar kemenangan dengan skor telak. Sebab peluang kami hanya melalui kemenangan selisih gol dengan PKT atau PSMS. Sedangkan perolehan poin paling maksimal sama-sama 31," tegas Andi.
Dengan 25 poin dari 32 kali bertanding. Pendekar Cisadane masih bisa menyamai torehan angka PKT dan PSMS dengan 31 poin. Asa Persita bertambah besar karena PSMS harus mencari angka keramat ke tanah Papua, melawan Persipura Jayapura dan Persiwa Wamena. Padahal sepanjang LSI musim ini, belum ada satu tim pun yang pulang dari Papua dengan kemenangan.
(
muh sahlan/Koran SI/zwr)