Ramos: Madrid Kehilangan Motivasi

Defanie Arianti - Okezone
Senin, 1 Juni 2009 13:41 wib
Foto: Reuters
Foto: Reuters
MADRID - Hasil buruk kembali diterima Real Madrid pada laga pamungkas La Liga. Los Blancos menelan kekalahan kelima beruntun ketika Osasuna berhasil mempecundangi mereka 2-1, Senin (1/6/2009) dini hari.

Madrid mengakhiri musim 2008/2009 dengan mengecewakan. Kendati telah mengamankan posisi kedua klasemen, namun klub besutan Juande Ramos itu terus terpuruk dalam lima pertandingan terakhir, tepatnya setelah dibantai Barcelona 6-2 awal Mei lalu.

Hal ini tentunya amat mencoreng nama besar Madrid sebagai salah satu penguasa Spanyol. Apalagi, sebelumnya Raul Gonzalez dkk sempat tampil impresif dengan mendulang 17 kemenangan dalam 18 pertandingan sejak Desember 2008 hingga akhir April 2009.

Atas hasil ini, Ramos memiliki pendapat sendiri. Menurutnya, anak-anak asuhnya kehilangan motivasi bertanding setelah mengamankan posisi runner up.

"Kami telah mencapai target beberapa waktu lalu. Kami tidak memiliki motivasi besar untuk bertanding dan mengantongi jumlah nilai yang aman," jelas Ramos seperti disitat AS.

"Dalam sepakbola, sulit untuk mengatasi kurangnya motivasi. Sejak (perburuan juara) liga tertutup untuk kami, sangat sulit menemukan kembali motivasi itu," keluh pelatih yang diisukan segera digeser oleh Manuel Pellegrini.
(van)
  • Alan hasibuan » 0 Tanggapan
    madrid sebetulnya bukan kehilangan motivasi tapi karna pemain2nya g' pengalaman,coba ibrahimovic,kaka,dan c.ronaldo datang ke madrid pasti madrid akan jadi raja nya eropa bahkan dunia dalam urusan sepak bola.......!!!!!!!!!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ree » 0 Tanggapan
    jelas aaajjaaa... kebangkitan madrid sebenarnya dibentuk fondasinya oleh fabio capello. schuster cuma melanjutkan fondasi tersebut, smp akhirnya mentok karena schuster tidak punya kemampuan apa2... ramos datang kebetulan aja permainan madrid (agak) bagus, jadi melambung deh namanya seletah sebelumnya hancur2an di tottenham, terbukti juga kan klo emang kebetulan aja?? aq bersyukur banget waktu madrid memecat capello ketika menjuarai la liga pada tahun pertamanya menangani madrid, karena aku yakin disitulah kesalahan terbesar madrid menuju kehancuran
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit