SUNDERLAND - Chelsea mengikuti jejak tiga rival abadi Manchester United, Liverpool dan Arsenal pada laga terakhir Premier League. Klub asuhan Guus Hiddink tersebut meraih angka penuh setelah menundukkan Sundeland 3-2 di Stadium of Light, Minggu (24/5/2009) tengah malam.
Kendati meraih kemenangan, posisi Chelsea tidak beranjak dari urutan ketiga klasemen akhir dengan 83 poin. The Blues tercecer tiga poin dari Liverpool. Sementara Sunderland selamat dari degradasi setelah menempati urutan ke-16 dengan 36 poin.
Pada babak pertama, kedua tim saling jual beli serangan. Kendati beberapa peluang emas tercipta, namun bomber kedua klub gagal mengakhirnya dengan gol. Babak pembuka pun harus disudahi dengan imbang tanpa gol.
Wasit Mark Halsey meniupkan pluit babak kedua. Chelsea langsung memulai serangan ke jantung pertahanan Sundeland. Hanya butuh tiga menit, striker Nicolas Anelka membuka keunggulan Chelsea. Tendangan keras pemain asal Prancis itu membuat kiper Sunderland Marton Fulop tidak berdaya.
Satu gol itu ternyata membuat Chelsea mengendurkan permainan. Akibatnya Sunderland mampu menyamakan kedudukan pada menit 53. Striker Kieran Richardson menerima umpan silang mendatang dari Grant Leadbitter. Kiper Chelsea Petr Cech yang terlihat bingung harus rela melihat gawangnya terkoyak. Skor berubah 1-1.
Setelah itu, Chelsea terbangun. Pelatih The Blues Guus Hiddink kembali meminta anak asuhnya menekan. Pada menit ke-75, Chelsea kembali memimpin berkat gol winger Salomon Kalou. Gol diawali dengan sepak pojok. 2-1 Chelsea.
John Terry dkk menambah gol melalui Ashley Cole. Dia memanfaatkan bola muntah setalah Fulop gagal menangkap tendangan keras Florent Malouda. 3-1 Chelsea.
Pendukung tuan rumah sedikit terhibur berkat gol Kenwyne Jones, memanfaatkan umpan lambung Andy Reid. Kedudukan 3-2 untuk kemenangan Chelsea tidak berubah hingga babak kedua berakhir.
(
fmh)