Barca Angkat Trofi

Azwar Ferdian - Okezone
Minggu, 24 Mei 2009 05:57 wib
F: Reuters
F: Reuters
BARCELONA - Usai memastikan gelar juara La Liga, Barcelona harus kembali menelan kekalahan. Kali ini, Barca takluk 0-1 dari Osasuna, di Nou Camp, Minggu (24/5/2009). Hanya, kekalahan ini tidak berarti setelah Barcelona melakukan selebrasi angkat trofi, sebagai perayaan kemenangan di musim ini.

Pelatih Josep Guardiola memang memilih bermain aman dengan menyimpan para punggawanya sebagai persiapan menghadapi final Liga Champions, melawan Manchester United, Kamis (28/5/2009).

Lionel Messi dan Xavi Hernandez hanya menjadi penghuni bangku cadangan. Samuel Eto'o masih dipasang, namun ditarik keluar pada pertengahan laga. Dan nama Thierry Henry juga tidak ada dalam daftar.

Osasuna sendiri mendapat keuntungan dengan laga ini. Pasalnya, dengan tambahan tiga poin Los Rojillos bisa berkelit dari zona degradasi. Osasuna ada di posisi 17 mengumpulkan 40 poin, hasil ini sama dengan perolehan posisi 18, Sporting Gijon, yang juga menang 2-1 atas Real Valladolid. Hanya Osasuna menang selisih gol.

Osasuna sukses mencetak gol pada menit 25 melalui gol Walter Pandiani. Bola tendangan sudut Jaroslav Plasil, suskes disundul Pandiani yang gagal dihalau kiper Pinto. 1-0 untuk Osasuna.

Tertinggal satu gol, Barcelona coba untuk keluar menyerang. Hanya, beberapa peluang milik Samuel Eto'o dan Bojan Krkic. Sayang usaha keduanya masih belum membuahkan hasil. Hingga pertandingan usai skor tidak berubah.

Kendati kalah, Barcelona tetap merayakan kesuksesan menjuarai La Liga musim ini dengan mengangkat trofi. Laga kandang merupakan momen bagi Barca untuk pesta di depan publik Nou Camp.

Formasi Tim:
Barcelona: Jose Manuel Pinto, Eric Abidal, Martin Caceres, Sylvinho (Marc Muniesa 51), Victor Sanchez (Jeffren Suarez 70), Xavi Torres, Eidur Gudjohnsen, Alexander Hleb, Bojan Krkic, Samuel Eto'o (Seydou Keita 60), Pedrito.

Osasuna: Ricardo, Cesar Cruchaga, Miguel Flano, Nacho Monreal, Azpilicueta, Javad Nekounam, Francisco Punal, Jaroslav Plasil, Francisco Juanfran, Walter Pandiani, Masoud Shojaei (Antonio Hidalgo 66).
(zwr)
  • leoniL machinE » 0 Tanggapan
    yg pstix mu bkl keok ntr wkt ktm barca dfinal,stlh itu tau aja ndri cr7 bkl jd tukang pel.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • kiki » 0 Tanggapan
    kemenangan yang sangat memalukan....coba nanti kalau ketemu MU .... buktikan kalau memang hebat ...........rasain lo
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Babik » 0 Tanggapan
    unknwon,ultras pembantai: kalian semua songong,kyk tim kesayngan kalian yg pling haebat z.liga itali membosankan,masa liga hebat pendukungnya selalu sepi,cemen. setan merah serem namanya z,nyali ciut,buktinya si kakek tua ketar ketir bersua barca di final. si kakek tua malah pengen ketemu chelshit di final. naas... malah ketemunya sama FCBarcelona. kakek tua jadi demam panas dingin!!!!!!!!!!!!!! SALAM TERROR DARI FCBarcelona
    Beri Tanggapan Laporkan
  • unknown » 0 Tanggapan
    menang di liga sampah wajar2 aj, mendingan nonton seri a walaupun byk suapnya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ULTRAS PEMBANTAI » 0 Tanggapan
    perayaan kemenagan apaan??dirayakan dengan noda kekalahan...cih...siap2 j dilumat setan merah.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit