Guardiola Tolak Nominasi Penghargaan

Defanie Arianti - Okezone
Sabtu, 23 Mei 2009 10:13 wib
Reuters
Reuters
BARCELONA - Pep Guardiola terbukti mampu membawa Barcelona tampil sebagai klub terbaik La Liga, musim ini. Namun, pelatih 38 tahun itu rupanya masih menganggap dirinya belum cukup baik untuk menerima sebuah nominasi penghargaan bergengsi.

Goal edisi Sabtu (23/5/2009) melansir, Guardiola menolak nominasi dirinya dalam ajang penghargaan bergengsi dunia olahraga, Premio Principe de Asturias de los Deportes. Penghargaan tersebut diberikan kepada seseorang, kelompok, atau institusi yang tidak hanya memiliki pengaruh positif, namun juga berhasil melampaui prestasi pihak lain di bidang olahraga.

Sebagian besar pecinta sepakbola tentunya akan setuju jika penghargaan tersebut sangat layak diberikan kepada Guardiola. Betapa tidak, dalam musim perdananya membesut Los Azulgrana, Guardiola berhasil menjadikan Lionel Messi dkk sebagai salah satu klub paling disegani di Eropa saat ini.

El Barca tidak hanya sukses menjuarai La Liga 2008/2009. Raksasa Catalan itu pun membawa pulang trofi Copa del Rey usai membekuk Athletic Bilbao 4-1, 13 Mei 2009. Selain itu, Barca pun berpeluang besar menjadi klub Spanyol pertama yang meraih treble winner jika mampu menumbangkan Manchester United pada laga final Liga Champions, 28 Mei mendatang.

Kesuksesan itu segera menghapus keraguan beberapa pihak yang menganggap dirinya masih terlalu hijau untuk menangani Barca. Kendati demikian, Guardiola segera menampik jika dirinya layak mendapat penghargaan bergengsi tersebut.

"Saya sangat berterima kasih, tapi saya lebih suka jika nominasi ini diberikan kepada orang lain. Saya percaya ini merupakan penghargaan yang sangat bergengsi dan diberikan kepada insan olahraga yang telah menorehkan prestasi dalam kurun waktu lama. Sedangkan, perjalanan saya masih sangat singkat," ujarnya.

"Saya berterima kasih sepenuhnya, tapi saya yakin bahwa kami (Barcelona) hanya melewati sesuatu yang kecil," imbuhnya sebagaimana dilansir harian Marca, Sabtu (23/5/2009).

Pemenang penghargaan ini tahun lalu adalah petenis nomor satu dunia, Rafael Nadal. Sementara, legenda balap mobil Formula One Michael Schumacher memenangkannya pada 2006. (tan)
  • fans barca » 0 Tanggapan
    to antibarc3lona. 3 gelar dirangkul bukan karena beruntung boi .. tapi karena kualitas. belajar dan fahami sepakbola dengan cermat. jangan pake emosi ... !!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • antikontra » 0 Tanggapan
    sudah jangan ribut.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • vito » 0 Tanggapan
    nih baru pelatih hebat,nggak cuma ngebacot tapi membuktikan pada dunia.semoga barca kedepannya sukses terus amin..amin!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • gembel » 0 Tanggapan
    Begitulah tanda pelatih BESAR. Rendah hati dan tidak besar kepala. Patut ditiru oleh para POLITISI dan PEMIMPIN bansa ini. JANGAN bangga hanya gara2 bisa ngebrantasin korupsi yang belum tentu tulus. Rendah hatilah gak usah ngungkit2 kehebatannya. Ingat keruntuhan itu karena kesirikan dan ketekaburan. I LOVE BARCA. Rendah hati dan kaya pengalaman.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ANTImadrid » 0 Tanggapan
    to. anti barcelona lo sirik aj cz madrid ga dapet piala, syirik tanda TA MAMPU, kaciaaaaaaan dech lo
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit