Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

United Lupakan Quintuple

Muchamad Syuhada , Jurnalis-Senin, 20 April 2009 |00:52 WIB
United Lupakan <i>Quintuple</i>
Foto: Daylife
A
A
A

LONDON - Pupus sudah harapan Manchester United meraih lima gelar (Quintuple) musim ini. Secara mengejutkan mereka dikandaskan Everton dibabak semfinal FA Cup lewat drama adu penalti, Senin (20/4/2009).

United yang baru saja tampil habis-habisan di babak perempat final Liga Champions pada tengah pekan kemarin lebih memilih menurunkan sebagian besar pemain mudanya di partai hidup-mati FA Cup kali ini.

Kontras dengan sang lawan Everton yang hanya mampu menempati peringkat enam di klasemen sementara Premier League menurunkan skuad intinya, minus gelandang andalan mereka Mikel Arteta yang mengalami cedera hingga penghujung musim.

Pertandingan nampak a ot sejak babak pertama dimulai. The Red Devils yang mengadalkan kecepatan para pemain belianya mampu mendominasi.

The Toffees sendiri tidak kalah ketinggalan. Mengandalkan tenaga trisula lini tengah mereka, Phillip Neville, Maroune Fellaini dan Tim Cahill, sesekali anak-anak asuh David Moyes menghentak lini pertahanan United yang digalang dua bek senior Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic.

Sayang, kerena kedua tim bermain terlalu berhati-hati, hingga turun minum tidak ada satu gol pun yang tercipta. Skor kacamata bertahan hingga babak pertama usai.

Babak kedua dimulai, Ferguson sedikit mengubah taktik. Pada pertengahan laga, dia memasukan dua punggawa lawas bek Patrice Evra dan gelandang veteran Paul Scholes.

Langakah yang sama juga dilakukan Moyes. Tidak puas dengan kinerja bomber andalannya Louis Saha, pelatih kharismatik tersebut menggantinya dengan gelandang Jack Rodwell dan mengeser posisi Fellaini menjadi penyerang murni.

Tak ubahnya dengan paruh waktu pertama, babak kedua ini juga tidak menghasilkan satu gol pun. Pertandinganpun di teruskan dengan perpanjangan waktu.

Utak-atik startegi dilakukan saat laga ekstra dimulai. Fergie tanpa sungkan menurunkan bomber mautnya Dmitar Berbatov. Sedangkan Moyes menggati Fellaini dengan striker James Vaughn.

Setelah melaui waktu tambahan 2X15, kedua tim tidak kunjung mampu membukukan gol. Laga pun dilanjukan dengan adu tendangan penalti.

Pada sesi ini Everton menunjukan kualitasnya. Tim Howard yang notabene adalah kiper jebolan United mengandaskan ambisi Setan Merah untuk meraih Quintuple musim ini.

Howard mampu menghalau dua tendangan pemain United yakni Berbatov dan Ferdinand. Sedangkan Everton hanya melewatkan satu kesempatan yaitu Cahill. Anak-anak Mersey Side lolos ke final dengan kemenangan 4-2 dan akan bertemu Chelsea yang sebelumnya mampu menundukan Arsenal 2-1.

Bagi United sendiri ini ibarat sebuah isyarat buruk. Mereka yang awalanya menargetkan sapu bersih gelar harus menelan ludah atas kekalahan ini, selain itu bukan tidak mungkin penampilan kali ini bisa juga berimbas ke Liga Champions dan Premier League.

Apakah ini akan menjadi awal kehancuran bagi Cristiano Ronaldo dkk? Jawabanya tinggl kita simak bersama di akhir musim.

(Azwar Ferdian)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement