JAKARTA - Indonesia memang tengah berencana membangun kembali kejayaan timnas Indonesia dengan melakukan pengembangan sejak usia dini. Lewat Akademi Sepakbola Intinusa Olah Prima Apacinti (AS-IOP), Indonesia mencoba meneruskan upaya Alm. Ronny Pattinasarani yang sangat ingin melihat generasi muda Merah Putih berjaya.
Sebagaimana diketahui, semasa hidupnya Ronny memang terkenal bukan hanya sebagai mantan pesepakbola. Ia juga sangat dikenal berkat usahanya membangun sekolah-sekolah sepakbola bagi anak-anak guna melahirkan bibit-bibit unggul dalam dunia sepakbola di tanah air.
Untuk itulah, pada seminar bertajuk "Masa Depan Sepakbola Indonesia" yang digelar AS-IOP di Hotel Manhattan Jakarta, Rabu (18/2/2009), Ketua yayasan AS IOP Bob Hippy menegaskan jika salah satu tujuan diadakannya seminar ini adalah untuk meneruskan usaha Alm. Ronny.
"Inti dari seminar kali ini adalah untuk mengembangkan bibit muda sepakbola di Indonesia dan meneruskan perjuangan Alm. Ronny Pattinasarani dalam membangun generasi muda Indonesia agar bisa berprestasi di pentas Asia bahkan dunia," kata Bob.
Dalam pernyataannya, Bob juga menyatakan jika rencananya membangun skuad tangguh Indonesia yang terdiri dari pemain muda memang memmbutuhkan waktu yang tak sedikit. Namun, jika hal itu dilakukan sejak dini, maka bukan tak mungkin dalam beberapa dekade ke depan, Indonesia sudah bisa menjadi salah satu kekuatan sepakbola di Asia.
Seminar kali ini juga dihadiri Kepala Program Atlet Andalan (PAL) Ahmad Sutjipto yang turut memberikan pidatonya. Dalam pidato singkatnya, pria yang juga menjabat Ketua Umum Olahraga Dayung Indonesia itu mengatakan sepakbola adalah cabang olahraga yang harus menjadi prioritas utama.
"Sepakbola adalah cabang olahraga (cabor) yang luar biasa dan selalu menjadi primadona di setiap event olahraga. Untuk itu, penting bagi kita semua untuk bahu-membahu membangun sepakbola dengan melakukan pembinaan sejak dini," kata Sutjipto.
Selain dihadiri Bob Hippy dan Ahmad Sutjipto, seminar yang dihadiri oleh beberapa perwakilan masyarakat umum, pelajar/mahasiswa, LSM, dan media ini juga dihadiri Ekonom senior INDEF, Fadhil Hasan yang memberikan pandangannya seputar Nilai Ekonomi Sepakbola, serta pelatih berlisensi A & B FIFA, Sutan Harhara yang memaparkan sedikit tips tentang cara menjadi pelatih berkualitas.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari