Foto: AP
ATHENS - Pelatih Timnas Italia Marcello Lippi, berpeluang besar untuk mencetak sejarah, saat Italia menantang tuan rumah Yunani, pada laga persahabatan, Rabu (19/11/2008).
Pelatih veteran Italia ini, memilih mengundurkan diri usai membawah Azzurri juara dunia 2006. Semasa menangani Italia, Lippi punya catatan gemilang yakni 31 kali tidak terkalahkan. Kini Lippi berkesempatan memperpanjang rekor tersebut.
"Saya sudah lama tak tersentuh dengan kekalahan. Sangat penting meraih kemenangan, dan kini kami sedang membangun kekuatan. Melawan Yunani, akan terlihat kekuatan Italia yang sebenarnya," jelas Lippi seperti dikutip AP, Selasa (18/11/2008).
Di Italia, pelatih 60 yahun ini juga berkesempatan menyamai catatan sejarah pelatih Vittorio Pozzo, yang memimpin Azzurri juara di Piala Dunia 1934 dan 1938.
Tak seperti PD 2006, kali ini Lippi lebih banyak mengandalkan pemain muda dalam skuadnya. Lippi rela meninggalkan striker top Juventus Alessandro Del Piero, dan menggantikannya dengan Gaetano D'Agostino.
(zwr)
Pelatih veteran Italia ini, memilih mengundurkan diri usai membawah Azzurri juara dunia 2006. Semasa menangani Italia, Lippi punya catatan gemilang yakni 31 kali tidak terkalahkan. Kini Lippi berkesempatan memperpanjang rekor tersebut.
"Saya sudah lama tak tersentuh dengan kekalahan. Sangat penting meraih kemenangan, dan kini kami sedang membangun kekuatan. Melawan Yunani, akan terlihat kekuatan Italia yang sebenarnya," jelas Lippi seperti dikutip AP, Selasa (18/11/2008).
Di Italia, pelatih 60 yahun ini juga berkesempatan menyamai catatan sejarah pelatih Vittorio Pozzo, yang memimpin Azzurri juara di Piala Dunia 1934 dan 1938.
Tak seperti PD 2006, kali ini Lippi lebih banyak mengandalkan pemain muda dalam skuadnya. Lippi rela meninggalkan striker top Juventus Alessandro Del Piero, dan menggantikannya dengan Gaetano D'Agostino.