Menurut pria yang akrab disapa Kang Nug ini, PSSI sekarang tengah konsentrasi dalam melakukan revisi Pedoman Dasar (PD) PSSI yang seluruhnya mengacu pada Statuta (anggaran dasar) FIFA.
'Pokoknya kita sedang konsentrasi membahas revisi pedoman dasar itu dulu baru bicara yang lain termasuk pak Nurdin," ujar Kang Nug usai peluncuran website anggota DPD RI asal DIY Subardi, di wisma LPP Yogyakarta, Senin (14/4/2008).
Lebih lanjut Kang Nug menambahkan, komunikasi antara PSSI dengan FIFA maupun AFC sekarang terus diintensifkan khususnya mengenai revisi pedoman dasar tersebut. Ia berjanji dengan revisi tersebut akan memberikan banyak perubahan di tubuh PSSI.
"Kita masih koordinasi dan komunikasi baik dengan FIFA maupun AFC. Nah, setelah revisi pedoman dasar PSSI selesai baru lah kita ngomongin yang lainnya," imbuhnya.
Seperti diketahui kisruh di tubuh PSSI terus berlanjut. Setelah muncul rumor terjadi lobi melakukan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) saat Rapat Paripurna Nasional (Raparnas), ada indikasi Nurdin Halid mulai dicueki pendukungnya.
Sinyalemen Ketua Umum PSSI ini sudah tidak dipedulikan, terungkap saat dirinya mengaku tidak lagi mengetahui perkembangan organisasi yang dipimpinnya. Termasuk laporan hasil Raparnas yang digelar di Bali pertengahan Maret lalu.
Bahkan, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault sempat mengancam akan mempidanakan para petinggi PSSI jika memberikan laporan palsu tentang pertemuan dengan FIFA di Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu.
Untuk saat ini, Adhyaksa mengakui pemerintah tidak dapat mengintervensi setiap keputusan PSSI. Pihaknya telah mengimbau PSSI untuk menanggapi teguran FIFA. "Mulai dari imbauan kepada Nurdin Halid untuk mundur. Pemerintah mau apa lagi," tegasnya beberapa waktu lalu.
(Satria Nugraha/Trijaya/hmr)