"Yang kami sayangkan pernyataan itu keluar dari seseorang yang tak memiliki kewenangan untuk berkomentar seperti itu. Apalagi secara organisasi dia tak duduk sebagai pengurus di Pengda PSSI Jabar," tutur Ute kepada wartawan di Sekretariat Pengda PSSI Jabar, kemarin.
Ute menilai hal ini dimungkinkan karena kesalahpahaman. Sebab pihak yang mengemukakan, bukan Wakil Sekretaris Pengda PSSI Jabar melainkan Wakil Sekretaris Pengda cabor lain.
"Mungkin hanya kesalahpahaman saja, tapi perlu diluruskan. Sebab sejauh ini kami belum mengambil maupun menentukan sikap apapun. Apakah itu sikap yang menyatakan mengajukan, bersedia dan tidak jadi tuan rumah Munaslub," kata Ute.
Sedangkan Wakil Sekretaris Pengda PSSI Jabar, ditempati oleh Aji Sugiat dan Junardi yang mengungkapkan tak pernah mengeluarkan komentar seputar kesiapan Jabar menjadi tuan rumah Munaslub. "Saya tak pernah mengeluarkan komentar seperti itu," tegas Junardi.
Meski begitu, Ute mengatakan tak menutup kemungkinan bagi Pengda PSSI Jabar jadi tuan rumah Munaslub yang belakangan terus didesak klub-klub suapaya segera dilaksanakan.
"Untuk jadi tuan rumah, ada mekanismenya dan tak asal mengajukan. Tak tertutup kemungkinan buat Jabar jadi tuan rumah, jika mayoritas Pengda di Indonesia menunjuk Jabar," kata Ute.
(Mohamad Taufik/Sindo/hmr)