Sabtu, 27 Februari 2010 20:22 wib

Dinho: Menangkan Scudetto, Milan!

Devy Lubis
Foto: Ronaldinho (Reuters)

Menjadi jawara Serie A 2009/2010 bukan mimpi. Ronaldinho yakin AC Milan bakal angkat trofi di akhir musim nanti. Itu janjinya.

  • moker united » 0 Tanggapan
    dinho : dini hari hanya omong kosong cuma gede bacot doang
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Khan » 0 Tanggapan
    Siiipppp.... Ntar kalo scudetto gagal masih ada coppa kok... Kalo coppa gagal masih ada laut kok, tinggal kelaut aja kalian....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • enak dw » 0 Tanggapan
    nah kalo sepak bola indonesia yg bener itu ya persib...untuk menghibur yg terkena bancana itu bener karena sepak bola indonesia lucu..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • enak dw » 0 Tanggapan
    kalo dinho koment masuk akal tapi kalo bambang pamungkas ya ngayal doang....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • In-terbanci nongol lagi... » 0 Tanggapan
    malang bener tuh orang......... capcus bo'......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • fossa dei leoni » 0 Tanggapan
    WAKAKAKAKAKAKAKAKAK.!!!!!!!!!!!!!!!!!! dibanding isi bertitanya gw lbih sneng am comment mas @crazy train......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • crazy train » 0 Tanggapan
    @kampang: udah mas ga usah dikomentarin si asep, doi udah di alam baka. neh beritanya DEPOK - Naas benar nasib Asep Supriadi (20) dan Dena (15) warga Kampung Pitara, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Pasangan kekasih ini tersambar kereta rel listrik (KRL) Pakuan Ekspress dari arah Bogor ke Jakarta. Asep dan Dena petang itu tengah berkendara dengan sepeda motor. Saat melintas di pintu rel gang Masjid Ratu Jaya, Depok, Asep tak sadar, kereta melaju kencang dari arah kiri hingga membentur motornya. Seketika itu Asep tewas dengan kondisi remuk di sekujur tubuhnya. Sementara kekasihnya, Dena selamat. Jenazah Asep saat itu juga dibawa ke Polsek Pancoran Mas, Depok. sang Ibunda, Itoh histeris melihat kondisi anaknya yang sudah terbujur kaku. Itoh menolak bila jenazah anaknya divisum. "Saya bawa pulang saja," kata dia, Minggu, (28/2/2010). Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas Depok, Iptu Muhyi mengatakan, saksi mata di lokasi kejadian melihat Asep nekat menerobos palang pintu. "Asep sempat terseret beberapa meter," ujarnya. (frd) (hri)
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.