Senin, 8 Februari 2010 18:51 wib

Keberatan Sanksi, Persebaya Ajukan Banding dan PK

Whisnu Bagus
FOTO SI/IRFAN AL-FARITSI
Persebaya Surabaya keberatan atas sanksi yang diberikan Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyusul kerusuhan pertandingan home Persebaya versus Arema Malang dan kerusakan Stadion Si Jalak Harupat oleh Bonek -sebutan suporter Persebaya- saat dijamu Persib Bandung, beberapa waktu lalu.
  • THE JACK GARIS KERAS » 0 Tanggapan
    Harusnya para bonek mikir kenapa semua ini bisa terjadi sama persebaya..ya karena ulahnya(bonek)..fanatik boleh tp jangan anarkis..kalah menang biasa dalam sepakbola,jadi harus terima..jng rusuh+ngejarah pedagang..biarpun musuh tp kita tetep cinta INDONESIA..jadiin suporter indonesia yg tebaik.. THE JACK
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Golan iskandar » 0 Tanggapan
    Semestinya pihak persebaya arip dan legowo menerima sangsi dari komdis,karena sangsi ini untuk menbuat persebaya jerah dan segera membina para Bonek agar dapat menjujung segalah bentuk sportivitas,menang atau kalah sepakbola hanyalah sebuah olahraga bung,danjuga sebuah hiburan dan jangan dirusak dengan aksi anarkis,kasihan sama masyarakat yang jadi korban,jadi pengurus klub harusnya cari solusi agar bonek bisa menjadi santun dan menghotmati apapun hasil pertandingan,dan itu tugas anda,dari pada sibuk mikirin banding,!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • david » 0 Tanggapan
    saya org mojokerto yg ngefans bgt ma persebaya n bonek tentu ikut mrasa kberatan bgt ma tindakan aroga PSSI,,sya rasa PSSI sengaja MEMATIKAN sepak bola surabaya agar BONEK tdk bisa eksis lg,,pdahal suporter lain tidak kalah brutal dengan BONEK,,,,,BRAVO BONEK MANIA n PERSEBAYA...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ceisy » 0 Tanggapan
    PK? MANG BONEK PENJAHA KELAMIN....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Dhaniy » 0 Tanggapan
    PSSI g adil... Kok selalu Bonek Selalu Bonek Tapi gpp Arek Suroboyo Gentle Yang Penting G nyogok KOMDIS
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.