Sabtu, 21 November 2009 20:12 wib

Roger Federer: Bukan Salah Henry!

Defanie Arianti
Foto: Daylife
Thierry Henry kembali mendapat dukungan atas pelanggaran handball yang dilakukan pada play-off Piala Dunia 2010 antara Prancis dan Rep. Irlandia, tengah pekan lalu. Kali ini, dukungan datang dari petenis nomor satu dunia, Roger Federer.
  • Onz » 0 Tanggapan
    Mang bisa apa juga, Hendry uda ngaku salah juga ga bisa meubah semua, ga bisa gitu aja nyalahin Hendry dong, toh dia juga mau yang terbaik....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rifai » 0 Tanggapan
    netral lah,, jangan lo bela karena lo nge fans.. grown up bro.. jelas hendry itu salah,, licik, & menghalalkan segala cara.. what a suck !!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • buktikan » 0 Tanggapan
    masalah di lapangan harus diselesaikan di lapangan juga,seperti maradona yang mencetak gol "tangan tuhan",dia membayarnya impas juga dengan gol "dribble tuhan" setelah itu melewati 5 pemain inggris..karena itu buktikan bahwa kamu bisa membayarnya di piala dunia nanti henry!! yang salah itu FIFA,denger2 itu wasit masih dipertahankan juga buat piala dunia entar
    Beri Tanggapan Laporkan
  • val » 0 Tanggapan
    gw seneng sama permainan henry semenjak di arsenal. tapi kenapa dia lakukan kebodohan itu. mengontrol bola dengan sengaja dan itu terlihat jelas sekali. dan itu bkn sikap fairplay. n gw ga suka kemenangan dgn cara seperti itu. seperti banci
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rifai » 0 Tanggapan
    HENRY TIDAK SALAH INI SEPAK BOLA BUNG KEPUTUSAN WASIT ADALAH MUTLAK JD HENRY ADA LAH PEMAIN FAIRPLAY DAN DIA MENGAKUI KESALAHAN NYA MAJU TERUS HENRY KAU AKAN TERUS MENJADI IDOLA KUUUUUUUUUUUUUUU
    Beri Tanggapan Laporkan
  • julianto » 0 Tanggapan
    gk mslh henry..trus z lakukan terbaik.... w pst sll dukung prancis and barcelona!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • abcd » 0 Tanggapan
    pemikiran yang bodoh.bila setiap pemain mencanangkan sikap fair play semua itu tidak akan terjadi ingat wasit juga manusia.bila pemikiran seperti itu sama aj dengan mencontek boleh asal tidak ketahuan.bagaimana bila pemikiran itu di terapkan di sepak bola??
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.