Inter Milan harus puas bermain imbang ketika menjamu AS Roma, Senin (9/11/2009) dini hari. Gelandang Brasil Thiago Motta mengakui, timnya tidak mampu menampilkan performa terbaik pada pertandingan kali ini.
ga usah cri gara2 lagian blg aja sirik n dengki sm inter... cari2 kesalahan. utk VIERI klo mank dia sakirt hati krn sdh tdk d pke inter lg ngapain luh pke cari2 kslaHN yg g msk akal... profesional dikit ngapa
to Bukan Siapasiapa,.... ah dasar otak lo kaga mo maju ya, justru kita para fans bola mendukung sepak bola nasional. Cos' artikel2 yg dibahas tetang sepakbola luar negeri, ya kita comment tetang tim itu. ga nyambung kali, klo kita2 comment tim dlm negeri....
udah deh lo, klo ga suka sepak bola ga usah ikut2an. bacot lo aja gede...
dasar dodol.........
Vieri: Moratti Otak Calciopoli
Florence: Masih ingat dengan skandal Calciopoli yang terungkap ke muka publik pada Mei 2006 lalu? Skandal yang benar-benar mengguncang persepakbolaan Italia dan terjadi sebulan sebelum berlangsungnya putaran final Piala Dunia 2006 di Jerman. Korban dari skandal ini adalah empat klub: Juventus, AC Milan, Fiorentina, dan Lazio.
Dari keempat klub tersebut, Bianconeri menjadi klub yang paling sengsara, menerima hukuman paling berat dari Federasi Sepakbola Italia (FIGC), yaitu terdegradasi ke Serie B?kali pertama dalam sejarah Juventus?dan dicopotnya gelar scudetto di musim 2004-05 dan musim 2005-06. Gelar itu jatuh ke tangan Inter Milan, tim yang menempati peringkat kedua di klasemen akhir di dua musim tersebut. Sementara, tiga tim lainnya paling banter diganjar hukuman pengurangan (penalti) poin.
Sejak Calciopoli, Inter memang sukses mendominasi Seri A dengan tiga gelar Scudetto beruntun, padahal sebelumnya Inter tidak pernah juara sejak 1989
Sejak skandal Calciopoli muncul, sejumlah kalangan menengarai jika otak di belakang kasus tersebut adalah kubu Inter yang tak rela melihat begitu dominannya Juventus. Telecom Italia, perusahaan telekomunikasi terbesar di Italia yang notabene sejumlah sahamnya dimiliki Massimo Moratti, Presiden Inter, dituding berada di balik skandal tersebut. Dua sosok penting, Tronchetti Provera, mantan Presiden Telecom Italia, dan Guido Rossi, mantan Presiden FIGC, diketahui juga memiliki saham di perusahaan tersebut dan menjadi sohib Moratti plus fans berat Nerazzurri.
Di mata Christian Vieri, mantan bomber Italia yang pernah menjadi penyerang andalan Juve dan Inter, menuding Moratti sebagai biang keladi di balik skandal Calciopoli.
Vieri yang bergabung dengan Inter pada tahun 1999 dengan nilai 32 juta Poundsterling yang merupakan satu rekor di saat itu dan bermain di sana selama 6 musim.
Saat ini, Vieri sedang melakukan upaya hukum berupa gugatan terhadap Inter dan Telecom Italia terkait penyadapan telepon secara ilegal.
Menurut Firenzeviola.it, rencana penyadapan telepon itu dilakukan Moratti dan Telecom Italia dengan tujuan mengeliminir sejumlah tim-tim elite di Serie A sehingga kedigdayaan Inter bakal lestari.
Juga dilaporkan jika para pemain Inter telah meneken dokumen untuk menutup-nutupi tuduhan rencana penyadapan tersebut. Tujuannya, untuk membungkam para pemain Nerazzurri dalam soal Calciopoli.
?Saya siap untuk membuktikan kepada siapapun dokumen tersebut. Siapapun tahu apa yang sebenarnya telah terjadi. Saya telah dimatai-matai. Sebab, saya tidak bisa menyembunyikan atau menutupi hal tersebut,? tegas Vieri. ?70 persen dari kontrak yang telah diteken dibayar Inter. Sisanya, 30 persen dibayar Telecom sehingga pajak yang mereka bayar bisa berkurang,? imbuhnya.
Vieri pun meminta maaf kepada Juventus dan Milan terkait perbuatannya itu. ?Saya hanya berbicara soal tersebut dengan Tuan (Rinaldo) Ghelfi dari Inter. Ia pun menyepakati apa yang saya sampaikan. Saya benar-benar menyesal dengan apa yang telah menimpa Juventus. Pun, begitu pula dengan Milan,? tutur Vieri.
Ah dasar orang indonesia lo pada...bisanya jago komentar doang..kalo ada kejuaran komentar gw yakin dah orang2 kaya lo juaranya....lo urusin aja dah sepak bola dalam negerilo...g malu apa dibante mulu...lo banggain klub luar negeri....mang napa klub dinegeri lo pada...
entah y apa yg ada di otak ente...
g nyadar yach??ga pernah ngebawa2 tim lain??comment lo ap ga bawa nama team laen??klo udah scudetto, sini hina2 inter...
ingat yach team saia masi ada di "atas" kepala team km...
anda bisa mengartikan kata "loyal" kaga?klo kaga g usah comment y
Inter inter,,, para pendukung milan sama juve tuh kalo timnya menang gak pernah ngebawa2 tim laen yg lagi terpuruk,, trus klao timnya lagi kalah tetep ngedukung sampe titik darah penghabisan...
gak kayak gini,, inter seri gak ada internisti yg pada comment,,, coba kalo inter menang,,, semua tim dikatain dah,,, parah lw semua internista,,, gak loyal sama klub yg didukung,,,
Jangan dikira roma belum berkembang yah dari keterpurukan..hati2 juve dengan omongan kalian,napoli saja yang sempat tenggelam di dasar sudah bangkit dan "menampar" wajah kalian di kandang sendiri