Senin, 6 Juli 2009 22:04 wib

Rencana Penjualan Persitara Tuai Protes

muh sahlan
Kecaman terhadap rencana penjualan Persitara Jakarta Utara ramai-ramai didengungkan 38 klub Divisi Utama, 38 klub Divisi I, serta 64 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Jakarta Utara. Mereka menggelar pertemuan akbar di Plumpang, Jakarta Utara meminta agar Laskar si Pitung segera mencari pemain jelang Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010.
  • bablu » 0 Tanggapan
    sbgai orang yang cinta dengan spak bola saya sarankan lbih baik digabung aja coz dari pada nyusahin pemkot. coz berduakan lebih baik
    Beri Tanggapan Laporkan
  • black comath » 0 Tanggapan
    sangat meyedihkan jika tim ibukota harus tersingkirkan dari ISL hanya karna kurang dukungan dari pemda yg lebih mengutamakan persija daripada persitara.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • zano » 0 Tanggapan
    Blom cukup persija mengangkat nama jakarta di liga super.. klo mao bubarin aja semua club2 jakarta.. kan adil tuch..so uang dana buat club sepak bola di jakarta bisa kita kasih orang yang membutuhkanya... nasib..nasib.. kasihan betul club2 di jakarta ga di dukung sama pemda pusat..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Ardi Sukapura » 0 Tanggapan
    Udehlah jual aje PERSITARA, ga usah dipertahanin..!!! Gw dukung lo WalKot Jakut, jangan takut ama protes2 itu, krn mereka semua bayaran..!! JUAL PERSITARA SEKARANG JUGA BUBARKAN PERSITARA Ardi anak Betawi Sukapura Jakut ANTI PERSITARA
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Edy.s » 0 Tanggapan
    ironis memang dan sangat memalukan,kita malu dgn beberapa pemdakab di jawa timur,mereka sangat peduli hingga mampu mempunyai club di liga super.sementara persitara adalah sebuah club ibukota,mungkinkah ternyata ibu kota kita sangat miskin.atau memang jiwa-jiwa aparat pemerintahnya yg miskin peduli dgn olah raga.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Edy.s » 0 Tanggapan
    ironis memang dan sangat memalukan,kita malu dgn beberapa pemdakab di jawa timur,mereka sangat peduli hingga mampu mempunyai beberapa club di liga super.sementara persitara adalah sebuah club ibukota,mungkinkah ternyata ibu kota kita sangat miskin.atau memang jiwa-jiwa aparat pemerintahnya yg miskin peduli dgn olah raga.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.