o1 o2

Sepakbola - Liga Indonesia


Irsyad Tolak kebijakan Pemotongan Gaji

Jum'at, 21 November 2008 - 21:00 wib
text TEXT SIZE :  
Share
haryuna rahman - Sindo
foto: AP

MAKASSAR - Kondisi PSM Makassar semakin riskan. Gelandang senior Iryad Aras mengancam akan mundur dari skuad Juku Eja apabila pemangkasan gaji hingga 50% benar-benar direalisasikan.

Rasionalisasi gaji yang akan diberlakukan manajemen kepada pemain akhirnya mengundang polemik di tubuh PSM. Setelah hengkangnya striker Aldo Baretto ke Persisam akibat revisi nilai kontrak , kini giliran Irsyad Aras. Pemain yang dibanderol dengan nilai kurang lebih Rp.800 juta ini mengaku menyerah dengan tawaran manajemen. Pasalnya, pemangkasan nilai kontrak hingga 50% adalah nilai yang dianggap sangat tinggi.

"Saya kira kondisi ini sangat sulit bagi saya. Karena pemotongan gaji sebesar 50% yang diberlakukan akan memberatkan saya. Apalagi, pengeluaran bulanan saya sudah tidak mungkin tertutupi bila harus menerima revisi kontrak tersebut. Artinya, kalau memang harus diberlakukan, saya angkat tangan," kata Irsyad yang ditemui usai latihan di lapangan karebosi, Jumat (21/11/2008).

Menurutnya, keinginannya untuk tetap berlabuh di PSM sangat besar. Namun, dengan diberlakukannya pemotongan gaji 50%, pemain dengan nomor punggung delapan ini harus menekan pengeluaran yang tidak mungkin bisa tertutupi. "Bagaimana mungkin saya menerima tawaran manajemen. Kendalanya, saya harus membiayai semua kebutuhan keluarga, anak dan istri saya. Begitu juga membayar sejumlah cicilan mobil dan rumah," ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya berharap agar manajemen klub masih bisa mengurangi potongan tersebut. Apabila keputusan itu memang sudah tidak bisa berubah, pihaknya akan menerima konsekuensinya. Saat dikonfirmasi terkait klub yang akan meminangnya, pihaknya belum memberikan komentar.

Asisten manajer Bidang Hukum Faisal Abdullah mengungkapkan, pemotongan gaji sebesar 50% adalah harga mati bagi pemain. Pasalnya, kondisi keuangan yang kurang baik di tubuh Juku Eja ini, mengharuskan manajemen untuk menerapkan keputusan tersebut.

"Saat ini, kita harus menekan pengeluaran bagi PSM. Melalui langkah itu, PSM bisa menghemat biaya pengeluaran untuk gaji pemain hingga 30% dan nilai kurang lebih Rp.547 juta per bulan. Apabila pemain tidak bisa menerima keputusan ini, kita siap untuk menawarkan mereka kepada klub lain," kata Faisal.

Hingga kemarin, Faisal mengaku, baru Aldo yang mendapat tawaran. Aldo sudah dinyatakan resmi dipinjamkan kepada Persisam. Pemain dengan nomor punggung tujuh ini akan berangkat ke Samarinda, hari ini. Bomber yang mengoleksi tujuh gol selama kompetisi Indonesia Super Liga ini, pindah dengan status pinjaman melalui kompensasi sebesar Rp.200 juta.

"Ya, saya akan berangkat ke Samarinda, besok (Sabtu-red). Saya dijemput oleh manajemen Persisam. Mudah-mudahan sepeninggal saya, PSM bisa menjadi klub yang lebih baik," kata Aldo.

(fmh)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Sabtu, 04 Juli 2009 19:03 wib

    Melo Pilih Juventus

  • Sabtu, 04 Juli 2009 18:20 wib

    Kejar Dzeko, Chelsea Salip Milan

  • Sabtu, 04 Juli 2009 17:31 wib

    Milan Paksa Kaka Pergi!

  • Sabtu, 04 Juli 2009 16:24 wib

    Melo Masih Mungkin Hengkang

  • Sabtu, 04 Juli 2009 15:06 wib

    Mancini: Juventus? Kenapa Tidak

  • o3 o4