Foto: AP
MILAN - Orang tua kandung Mario Balotelli membuat pernyataan kepada publik. Keduanya berharap Balotelli masih mau mengakui mereka sebagai keluarga.
Aneh rasanya jika menyaksikan orang kulit hitam yang tampil membela timnas Italia. Namun itulah yang akan terjadi jika nama Mario Balotelli masuk dalam skuad yang dipanggil Marcello Lippi.
Siapa Mario Balotelli? Selama ini hanya segelintir orang yang paham tentang asal usulnya. Tetapi tidak untuk saat ini, setelah kedua orang tua kandung bintang muda Inter Milan itu muncul dan membuat pengakuan kepada publik.
Keluarga asal Ghana itu mengaku masuk ke Italia pada 1988. Mereka bersama para imigran asal Afrika lainya pernah tinggal di sebuah apertemen yang sesak.
Keadaan memprihatinkan itu makin bertambah parah setelah mengetahui salah satu anak mereka sedang sakit. Sebagai solusi keduanya terpaksa merelakan keluarga lokal mengasuh buah hatinya itu. Seperti diakui Rose Barwuah ibu kandung Bolotelli kepada Corriere della Sera, Senin (13/10/2008).
Selama ini diakui Thomas Barwuah masih sering berhubungan dengan keluarganya. Sang ayah sedikit kecewa dengan keputusan bomber 18 tahun itu yang sepertinya tengah berusaha menghilangkan nama Barwuah.
Bagi Thomas dan Rose, pengakuan Balotelli sebagai seorang Barwuah sudak sangat cukup. Mereka tidak tertarik dengan ketenaran dan uang yang saat ini telah dimiliki anaknya itu.
(zwr)
Aneh rasanya jika menyaksikan orang kulit hitam yang tampil membela timnas Italia. Namun itulah yang akan terjadi jika nama Mario Balotelli masuk dalam skuad yang dipanggil Marcello Lippi.
Siapa Mario Balotelli? Selama ini hanya segelintir orang yang paham tentang asal usulnya. Tetapi tidak untuk saat ini, setelah kedua orang tua kandung bintang muda Inter Milan itu muncul dan membuat pengakuan kepada publik.
Keluarga asal Ghana itu mengaku masuk ke Italia pada 1988. Mereka bersama para imigran asal Afrika lainya pernah tinggal di sebuah apertemen yang sesak.
Keadaan memprihatinkan itu makin bertambah parah setelah mengetahui salah satu anak mereka sedang sakit. Sebagai solusi keduanya terpaksa merelakan keluarga lokal mengasuh buah hatinya itu. Seperti diakui Rose Barwuah ibu kandung Bolotelli kepada Corriere della Sera, Senin (13/10/2008).
Selama ini diakui Thomas Barwuah masih sering berhubungan dengan keluarganya. Sang ayah sedikit kecewa dengan keputusan bomber 18 tahun itu yang sepertinya tengah berusaha menghilangkan nama Barwuah.
Bagi Thomas dan Rose, pengakuan Balotelli sebagai seorang Barwuah sudak sangat cukup. Mereka tidak tertarik dengan ketenaran dan uang yang saat ini telah dimiliki anaknya itu.