Foto: ist
LIVERPOOL- Kubu Liverpool menyanggah kabar yang menyebut bahwa mereka tidak akan meneruskan proyek pembangunan stadion baru akibat dampak negatif dari krisis ekonomi global yang tengah melanda pasar Eropa.
Klub milik pengusaha Amerika, Tom Hicks dan George Gillet itu memang dikabarkan tengah dalam proses pembangunan stadion baru yang dijadwalkan rampung pada 2010 mendatang. Namun, adanya krisis ekonomi yang kini melanda berbagai penjuru dunia telah memunculkan rumor penghentian proyek tersebut.
Lebih dari itu, muncul pula wacana yang menyebut bahwa The Reds akan mengalihkan proyek pembangunan tersebut menjadi perluasan stadion lama mereka, Anfield.
"Cerita itu hanya bualan belaka. Tidak ada seorangpun dari menejemen kami yang mengusulkan perluasan stadion Anfield. Kami tetap pada rencana awal," bantah juru bicara Liverpool seperti dilansir dari Tribalfootball, Senin (13/10/2008).
"Walaupun kondisi perekonomian saat ini tengah goncang, hal tersebut sama sekali tidak mempengaruhi keputusan kami untuk membangun stadion kelas dunia yang letaknya bersebelahan dengan Stanley Park saat ini." tandasnya.
(fmh)
Klub milik pengusaha Amerika, Tom Hicks dan George Gillet itu memang dikabarkan tengah dalam proses pembangunan stadion baru yang dijadwalkan rampung pada 2010 mendatang. Namun, adanya krisis ekonomi yang kini melanda berbagai penjuru dunia telah memunculkan rumor penghentian proyek tersebut.
Lebih dari itu, muncul pula wacana yang menyebut bahwa The Reds akan mengalihkan proyek pembangunan tersebut menjadi perluasan stadion lama mereka, Anfield.
"Cerita itu hanya bualan belaka. Tidak ada seorangpun dari menejemen kami yang mengusulkan perluasan stadion Anfield. Kami tetap pada rencana awal," bantah juru bicara Liverpool seperti dilansir dari Tribalfootball, Senin (13/10/2008).
"Walaupun kondisi perekonomian saat ini tengah goncang, hal tersebut sama sekali tidak mempengaruhi keputusan kami untuk membangun stadion kelas dunia yang letaknya bersebelahan dengan Stanley Park saat ini." tandasnya.