SEMARANG - PSM Makasar mungkin lebih diunggulkan saat menghadapi PSIS Semarang dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI). Namun, pelatih PSM Raja Isa menegaskan tak mau menganggap enteng PSIS.
Motivasi tinggi diusung PSM kala bertandang ke markas PSIS di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (12/10/2008) malam. Apalagi pada pertandingan sebelumnya, Juku Eja -julukan PSM- baru saja dipermalukan Persijap Jepara dengan skor 3-1.
Karena itu, Pelatih PSM Raja Isa siap menurunkan skuad terbaiknya demi meraih poin penuh atas tim berjuluk Mahesa Jenar. Mereka tak ingin kehilang poin untuk kali yang kedua dilaga kandangnya.
"Kemarin (lawan Persijap) kami sengaja menurunkan pemain-pemain muda. (Julio) Lopez, Syamsul (Choirudin) dan Samsidar sengaja kami simpan agar kondisinya benar-benar fit saat menghadapi PSIS," kata Raja.
Bicara mengenai kekuatan PSIS, pelatih berkebangsaan Malaysia itu tak mau menganggap enteng tim Kota Lumpia. Meski baru sekali meraih kemenangan di kandang sendiri, namun kekuatan PSIS tak bisa dipandang sebelah mata.
"Saat ini, PSIS memang berada di papan bawah. Tapi kami tetap menghormati PSIS sebagai salah satu tim besar. Buktinya, mereka mampu mengalahkan Persipura (Jayapura). Padahal materi pemain yang dimiliki Persipura sudah cukup bagus," terangnya.
Bomber PSIS asal Argentina Gaston Castano dan gelandang asal Kamerun Jules Onambele Basile merupakan dua dari sederet pilar Mahesa Jenar yang akan diwaspadai Syamsul dkk. "Mereka pemain-pemain bagus. Kalau mau dapat poin, kami harus waspadai kedua pemain itu," pungkas Raja.
(Agus Anggoro/Sindo/hmr)