Foto: AP
LIVERPOOL - Bek Liverpool Martin Skrtel sempat merasa karirnya sudah tamat ketika ditimpa cedera lutut ketika menghadapi Manchester City.
Skrtel merasa lututnya terlepas saat Liverpool membungkus kemenangan dramatis 3-2 atas The Citizens pada laga lanjutan Premier League, akhir pekan lalu. Skrtel pun sadar sesuatu yang "buruk" telah terjadi. Saat itu, ia merasa karirnya sudah berakhir.
Untung bagi Skrtel dan Liverpool, otot ligamen lututnya tak sepenuhnya sobek. Artinya, pemain Slovakia berusia 23 tahun itu bisa kembali saat Natal. Kabar ini tentu menjadi dorongan positif bagi Skrtel, yang awalnya mengira akan absen hingga akhir musim, jika bukan sepanjang karirnya.
"Rasanya sakit bukan main. Saya tak bisa mengingat banyak momen itu, tapi yang pasti sangat menyeramkan. Saya merasa itulah akhir karir saya," kenang Skrtel seperti dikutip Daily Mail, Sabtu (11/10/2008).
"Saya tak pernah menderita kejadian seperti itu sebelumnya. Tapi saya tetap sadar dan tim medis memberikan masker oksigen untuk mengatasi rasa sakitnya," lanjutnya.
Pemain bernomor punggung 37 itu telah menjalani pemindaian, Senin (6/10) pagi, sebelum seorang spesialis mengumumkan kabar positifnya, pertengahan pekan ini.
"Otot ligament saya nyaris sobek seluruhnya. Jika itu terjadi, saya akan absen delapan bulan," lanjutnya.Tapi kini, jika semua berjalan lancer, saya akan pulih dalam delapan pekan. Saat itu saya akan berlatih lagi," pungkas Skrtel.
(fmh)
Skrtel merasa lututnya terlepas saat Liverpool membungkus kemenangan dramatis 3-2 atas The Citizens pada laga lanjutan Premier League, akhir pekan lalu. Skrtel pun sadar sesuatu yang "buruk" telah terjadi. Saat itu, ia merasa karirnya sudah berakhir.
Untung bagi Skrtel dan Liverpool, otot ligamen lututnya tak sepenuhnya sobek. Artinya, pemain Slovakia berusia 23 tahun itu bisa kembali saat Natal. Kabar ini tentu menjadi dorongan positif bagi Skrtel, yang awalnya mengira akan absen hingga akhir musim, jika bukan sepanjang karirnya.
"Rasanya sakit bukan main. Saya tak bisa mengingat banyak momen itu, tapi yang pasti sangat menyeramkan. Saya merasa itulah akhir karir saya," kenang Skrtel seperti dikutip Daily Mail, Sabtu (11/10/2008).
"Saya tak pernah menderita kejadian seperti itu sebelumnya. Tapi saya tetap sadar dan tim medis memberikan masker oksigen untuk mengatasi rasa sakitnya," lanjutnya.
Pemain bernomor punggung 37 itu telah menjalani pemindaian, Senin (6/10) pagi, sebelum seorang spesialis mengumumkan kabar positifnya, pertengahan pekan ini.
"Otot ligament saya nyaris sobek seluruhnya. Jika itu terjadi, saya akan absen delapan bulan," lanjutnya.Tapi kini, jika semua berjalan lancer, saya akan pulih dalam delapan pekan. Saat itu saya akan berlatih lagi," pungkas Skrtel.