Foto: Comolli / ist
LONDON - Undian grup UEFA Cup telah menempatkan Tottenham Hotspur di Grup D bersama Udinese. Direktur olahraga Spurs, Damien Comolli menyatakan bahwa klub asuhan Pasquale Marino itu akan menjadi ancaman serius bagi timnya.
The Lily Whites akan bertandang ke Stadion Friuli untuk memulai partai penyisihan grup pada 23 Oktober mendatang, sebelum berhadapan dengan Dinamo Zagreb (Kroasia), Spartak Moscow (Rusia), dan NEC Nijmegen (Belanda).
"Udinese adalah klub tradisional Italia yang terdiri dari pemain-pemain bertalenta tinggi. Tim itu memiliki campuran pemain-pemain Italia dan Amerika Selatan. Selain itu, gabungan antara pemain muda dan berpengalaman membuat Udinese akan menjadi lawan yang sulit dihadapi," tutur Comolli.
"Udinese menjalani musim yang bagus di Serie A tahun lalu dan menjadi penantang serius di Liga Champions. Sayang, mereka akhirnya hanya berada di posisi ketujuh," tutup Comolli sebagaimana disitat Channel4, Rabu (8/10/2008).
Spurs sendiri kini tengah mengalami musim terburuk di Premier League sejak 1912. Tim asuhan Juande Ramos itu terpuruk di dasar klasemen setelah hanya mampu mengumpulkan dua poin dari tujuh pertandingan.
(fmh)
The Lily Whites akan bertandang ke Stadion Friuli untuk memulai partai penyisihan grup pada 23 Oktober mendatang, sebelum berhadapan dengan Dinamo Zagreb (Kroasia), Spartak Moscow (Rusia), dan NEC Nijmegen (Belanda).
"Udinese adalah klub tradisional Italia yang terdiri dari pemain-pemain bertalenta tinggi. Tim itu memiliki campuran pemain-pemain Italia dan Amerika Selatan. Selain itu, gabungan antara pemain muda dan berpengalaman membuat Udinese akan menjadi lawan yang sulit dihadapi," tutur Comolli.
"Udinese menjalani musim yang bagus di Serie A tahun lalu dan menjadi penantang serius di Liga Champions. Sayang, mereka akhirnya hanya berada di posisi ketujuh," tutup Comolli sebagaimana disitat Channel4, Rabu (8/10/2008).
Spurs sendiri kini tengah mengalami musim terburuk di Premier League sejak 1912. Tim asuhan Juande Ramos itu terpuruk di dasar klasemen setelah hanya mampu mengumpulkan dua poin dari tujuh pertandingan.