Foto: AP
LONDON - Fabio Capello akan kembali mencoba untuk menduetkan duo gelandang Frank Lampard dan Steven Gerrard di lini tengah Inggris. Selama masa kepelatihan Sven Goran Eriksson, duet tersebut dianggap gagal.
Sukses menggulung Kroasia 4-1 bulan lalu, Capello terus merasa tertantang untuk kembali mencari formasi alternatif dalam skuadnya. Mantan pelatih Juventus ini akan bereksperimen mengembalikan duet Lampard-Gerrard yang dulu sempat dianggap gagal.
Jika ditilik dari segi individu, tidak ada yang salah dengan kedua pemain tersebut. Keduanya adalah gelandang nomor wahid dengan reputasi kelas dunia. Namun yang terjadi duet yang seharusnya menjadi luar biasa tersebut justruĀ membuat tim kehilangan irama.
Alasannya adalah tim Inggris jadi memiliki dua jenderal yang memiliki peran sama. Di Liverpool sosok Gerarrd tidak ada tergantikan. Stevie G adalah motor penggerak irama permainan The Reds. Setiap serangan selalu dimulai dari kaki Gerarrd. Ia juga menjadi orang pertama yang melakukan bentuk pertahanan dalam keadaan tertekan.
Senada dengan Gerrard, Lampard juga punya tugas yang sama. Dirigen permainan The Blues ada di pundak Lampard. Kesamaan lain, keduanya juga sama-sama piawai mencetak gol.
Capello menganggap enteng lawannya kali ini, yakni Kazakhstan, Seperti dilansir dari The Daily Mails, Selasa (7/10/2008) pelatih The Three Lions akan memberi kesempatan kepada dua punggawa Chelsea dan Liverpool itu bekerjasama mengatur permainan tim.
(zwr)
Sukses menggulung Kroasia 4-1 bulan lalu, Capello terus merasa tertantang untuk kembali mencari formasi alternatif dalam skuadnya. Mantan pelatih Juventus ini akan bereksperimen mengembalikan duet Lampard-Gerrard yang dulu sempat dianggap gagal.
Jika ditilik dari segi individu, tidak ada yang salah dengan kedua pemain tersebut. Keduanya adalah gelandang nomor wahid dengan reputasi kelas dunia. Namun yang terjadi duet yang seharusnya menjadi luar biasa tersebut justruĀ membuat tim kehilangan irama.
Alasannya adalah tim Inggris jadi memiliki dua jenderal yang memiliki peran sama. Di Liverpool sosok Gerarrd tidak ada tergantikan. Stevie G adalah motor penggerak irama permainan The Reds. Setiap serangan selalu dimulai dari kaki Gerarrd. Ia juga menjadi orang pertama yang melakukan bentuk pertahanan dalam keadaan tertekan.
Senada dengan Gerrard, Lampard juga punya tugas yang sama. Dirigen permainan The Blues ada di pundak Lampard. Kesamaan lain, keduanya juga sama-sama piawai mencetak gol.
Capello menganggap enteng lawannya kali ini, yakni Kazakhstan, Seperti dilansir dari The Daily Mails, Selasa (7/10/2008) pelatih The Three Lions akan memberi kesempatan kepada dua punggawa Chelsea dan Liverpool itu bekerjasama mengatur permainan tim.