o1 o2

Sepakbola - Liga Indonesia


PSIS Fokus Hadapi PSMS

Selasa, 7 Oktober 2008 - 21:09 wib
text TEXT SIZE :  

SEMARANG - Arsitek PSIS Bambang Nurdiansyah meminta kepada anak asuhnya untuk melupakan kekalahan yang baru saja mereka alami atas Sriwijaya FC, Senin (6/10/2008) kemarin. 

Mantan Pelatih Arema Malang itu sepertinya ingin agar Idrus Gunawan dkk lebih fokus menghadapi laga berikutnya melawan PSMS Medan, Kamis (9/10/2008) besok, di Stadion Jatidiri, Semarang.

Pelatih berinisial BN itu juga tak ingin terpengaruh kemenangan perdana yang baru saja diraih Ayam Kinantan ?julukan PSMS- sepanjang digulirkannya Liga Super 2008/2009.

"Dalam setiap menghadapi pertandingan, kami selalu tekankan kepada para pemain agar melupakan hasil pertandingan sebelumnya. Demikian juga kami tidak pernah melihat hasil yang baru saja diraih calon lawan. Entah itu menang atau kalah," sebutnya.

Mantan Pelatih Timnas U-23 itu menambahkan, tak banyak perubahan yang bisa dia lakukan jelang laga kandang kedua pascalibur lebaran ini. Alasannya, waktu yang sudah sangat mepet.

"Kami tidak bisa melakukan perubahan besar-besaran. Karena waktunya memang sangat mepet sekali. Yang bisa kami lakukan hanyalah mengingatkan kembali cara bermain yang benar," kata BN.

Disinggung mengenai kondisi Idrus yang sempat ditarik keluar lantaran cedera, BN belum bisa memberi kepastian apakah jendral lapangan Mahesa Jenar ?julukan PSIS- itu siap diturunkan lawan PSMS atau tidak.

Pun demikian dengan posisi penjaga gawang. Apakah BN akan tetap mempercayakannya kepada Basuki atau Agus Murod Alfarizi.

"Saya tidak akan mengatakannya sekarang. Semua baru akan saya tentukan nanti menjelang pertandingan. Maksudnya biar pemain bisa lebih fokus dalam melakukan persiapan," tegasnya.

BN menilai, Basuki merupakan tipe penjaga gawang yang cocok dengan skema 4-4-2 yang selalu menjadi andalannya. Menurutnya, penjaga gawang kedua PSIS itu lebih berani keluar sarang ketika daerah pertahanannya mendapat tekanan dari lawan.

"Dari segi teknik memang bagus Agus Murod. Tapi dia lebih berani keluar. Karena dengan skema 4-4-2 kiper bukan hanya menjaga gawang. Tapi juga bisa berperan sebagai libero," tukas BN.

Hal senada disampaikan Manajer PSIS Setyo Agung Nugroho. Dia berharap, penampilan Idrus dkk akan lebih meningkat disbanding pertandingan-pertandingan sebelumnya. "Sehingga sampai akhir Putaran I, posisi PSIS terbebas dari zona degradasi," harap Agung.

(Agus Anggoro/Sindo/hmr)

o1 o2
o1 o2
o3 o4
Advertisement
Advertisement
o1 o2

Berita Lainnya

  • Selasa, 02 Desember 2008 02:54 wib

    Peluang United Pertahankan Gelar Terbuka

  • Selasa, 02 Desember 2008 02:05 wib

    Messi Waspadai Atletico Madrid

  • Selasa, 02 Desember 2008 01:29 wib

    Chelsea Tidak Akan Lepas Drogba

  • Selasa, 02 Desember 2008 01:13 wib

    Coret Ibrahimovic, Trezeguet Pilih Ronaldo

  • Selasa, 02 Desember 2008 00:42 wib

    FA Tidak Hukum Scolari

  • o3 o4
    Advertisement