Foto: AP
TURIN - Presiden Juventus, Giovanni Cobolli Gigli telah menyatakan bahwa posisi pelatih Claudio Ranieri sampai akhir musim ini masih aman. Meski begitu, kabar terakhir menyebutkan, posisi Ranieri akan ditentukan saat Juve bentrok dengan Real Madrid pada lanjutan penyisihan grup Liga Champions, dua pekan mendatang.
Kegagalan Juventus untuk meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir memang membuat posisi mantan pelatih Parma itu kian terancam.
Napoli, Torino, dan Roma akan menjadi lawan berikut yang menanti Sang Nyonya Tua di laga Serie A. Tapi, dua pertandingan melawan Real Madrid di Liga Champions tampaknya akan menjadi pertaruhan posisi Ranieri, demikian diberitakan harian Tuttosport, Selasa (7/10/2008).
Media Italia sudah berspekulasi mengenai nama-nama kandidat pelatih baru Juve, seandainya Ranieri tersingkir. Di antaranya adalah Gianluca Vialli, Ciro Ferrara, Frank Rikjaard, dan Roberto Donadoni.
Untungnya, sejarah tampak memihak pada Ranieri. Bianconerri hanya pernah mengganti pelatih selama satu kali saat musim sedang berjalan. Itu terjadi pada Marcello Lippi di musim 1998/1999. Namun, saat itu Lippi bukan dipecat, melainkan berinisiatif mengundurkan diri.
Ranieri harus segera menemukan cara mengasah lini depan Juventus jika ingin bertahan di Turin. Hingga saat ini, Alessandro Del Piero dkk hanya berhasil mencatat skor 1-0 sebagai keunggulan terbesar mereka.
(fmh)
Kegagalan Juventus untuk meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir memang membuat posisi mantan pelatih Parma itu kian terancam.
Napoli, Torino, dan Roma akan menjadi lawan berikut yang menanti Sang Nyonya Tua di laga Serie A. Tapi, dua pertandingan melawan Real Madrid di Liga Champions tampaknya akan menjadi pertaruhan posisi Ranieri, demikian diberitakan harian Tuttosport, Selasa (7/10/2008).
Media Italia sudah berspekulasi mengenai nama-nama kandidat pelatih baru Juve, seandainya Ranieri tersingkir. Di antaranya adalah Gianluca Vialli, Ciro Ferrara, Frank Rikjaard, dan Roberto Donadoni.
Untungnya, sejarah tampak memihak pada Ranieri. Bianconerri hanya pernah mengganti pelatih selama satu kali saat musim sedang berjalan. Itu terjadi pada Marcello Lippi di musim 1998/1999. Namun, saat itu Lippi bukan dipecat, melainkan berinisiatif mengundurkan diri.
Ranieri harus segera menemukan cara mengasah lini depan Juventus jika ingin bertahan di Turin. Hingga saat ini, Alessandro Del Piero dkk hanya berhasil mencatat skor 1-0 sebagai keunggulan terbesar mereka.