Foto: AP
ZURICH - Sepp Blatter kembali angkat bicara, menyoroti status kepemilikan asing dari Manchester City. Presiden FIFA itu menganggap status kepemilikan asing yang berpindah-pindah akan berpengaruh buruk pada sepakbola.
Sepakbola sudah menjadi industri di Eropa, terutama di daratan Inggris. Dapat dilihat dari laju peralihan kepemilikan saham yang makin menyedot minat para pebisnis kelas atas untuk menanamkan modalnya.
Salah satu klub yang cukup beruntung mendapatkan investor kelas kakap adalah Manchester City. Berawal dari pembelian yang dilakukan taipan asal Thailand, Thaksin Shinawatra dan baru berselang satu tahun status kepemilikan kembali beralih kepada Sulaiman Al-Fahim dari Abu Dhabi United Group.
Menyimak fenomena tersebut Sepp Blatter bereaksi, ia merasa mulai khawatir kejadian semacam itu akan banayak terjadi di sepakbola. Nantinya akan merusak citra sepakbola sebagai suatu olahraga.
Seperti dilansir dari Tribalfootball, Selasa (7/10.2008) orang nomor satu di FIFA itu mengatakan, "sangat berbahaya jika seseorang dapat membeli sebuah klub seperti membeli satu set seragam saja yang mana mereka dapat tanggalkan kapan saja mereka mau."
"Hal semacam itu akan berpengaruh buruk kepada stabilitas klub dan kompetisi. Idealnya sebuah klub lebih banyak didanai oleh para investor lokal," tutup Blatter.
(zwr)
Sepakbola sudah menjadi industri di Eropa, terutama di daratan Inggris. Dapat dilihat dari laju peralihan kepemilikan saham yang makin menyedot minat para pebisnis kelas atas untuk menanamkan modalnya.
Salah satu klub yang cukup beruntung mendapatkan investor kelas kakap adalah Manchester City. Berawal dari pembelian yang dilakukan taipan asal Thailand, Thaksin Shinawatra dan baru berselang satu tahun status kepemilikan kembali beralih kepada Sulaiman Al-Fahim dari Abu Dhabi United Group.
Menyimak fenomena tersebut Sepp Blatter bereaksi, ia merasa mulai khawatir kejadian semacam itu akan banayak terjadi di sepakbola. Nantinya akan merusak citra sepakbola sebagai suatu olahraga.
Seperti dilansir dari Tribalfootball, Selasa (7/10.2008) orang nomor satu di FIFA itu mengatakan, "sangat berbahaya jika seseorang dapat membeli sebuah klub seperti membeli satu set seragam saja yang mana mereka dapat tanggalkan kapan saja mereka mau."
"Hal semacam itu akan berpengaruh buruk kepada stabilitas klub dan kompetisi. Idealnya sebuah klub lebih banyak didanai oleh para investor lokal," tutup Blatter.