BANDUNG - Bermain dibawah tekanan dan tanpa diperkuat Eka Ramdani serta Hariono akibat akumulasi kartu kuning, Persib Bandung akhirnya sukses menuai angka penuh pertama di partai tandang. Maung Bandung berhasil melumat tuan rumah PKT Bontang dengan skor tipis 2-1 di stadion Mulawarman, Bontang, Minggu (5/10/2008).
Striker asal Brazil, Rafael Alves Bastos kembali membuktikan ketajamannya. Bastos membawa Maung Bandung memimpin ketika pertandingan baru berlangsung tiga menit. Sundulan kerasnya memaksimalkan umpan striker muda, Airlangga Sutjipto gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper PKT, Herman Batak.
Bastos kembali menunjukkan kontribusi besarnya. Aksi briliannya membuat Airlangga dengan leluasa menggandakan keunggulan Maung Bandung pada menit 39. Gol ini merupakan gol perdana yang disumbang Airlangga bagi Persib, sejak direkrut dari Deltras Sidoarjo, Maret lalu. Skor 2-0 untuk keunggulan Maung Bandung ini, bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, pertahanan kokoh Maung Bandung yang lebih banyak mendapatkan tekanan akhirnya jebol. Bek Nova Arianto dinilai wasit menyentuh bola di kotak terlarang dan membuahkan penalti bagi PKT. Gelandang asal Maroko, Tarik El-Janaby berhasil mengeksekusi penalti dan mengubah kedudukan menjadi 1-2 pada menit 72. Skor ini bertahan hingga wasit Agus Margun Aji (Sleman) meniup peluit akhir.
Tiga poin penuh yang diraih tadi malam adalah yang pertama diperoleh Persib di kandang lawan pada Liga Super musim 2008/2009. Pada empat laga tandang sebelumnya, Persib hanya mampu menuai satu poin, ketika bermain imbang 1-1 melawan PSMS Medan, 13 September lalu. Selebihnya, Persib kalah 0-1 dari Persipura Jayapura, 1-3 dari Persiwa Wamena dan 2-4 dari Sriwijaya FC (SFC).
"Kuncinya kembali ada di kolektivitas permainan. Kami cukup bersyukur dua dari sekian peluang yang didapat menjadi gol. Jika bisa dipertahankan, bukan mustahil di pertandingan tandang selanjutnya, kemenangan bisa kembali kami raih," tandas Pelatih Jaya Hartono.
Jaya pun mengaku senang dengan penampilan beberapa pemain yang selama ini lebih banyak duduk di bangku cadangan seperti Atep dan Airlangga yang pada pertandingan ini dimainkan sejak menit pertama.
"Atep bermain sangat baik, begitu juga Airlangga. Permainan apik juga ditunjukan Siswanto. Intinya tim sudah dan bisa menunjukan permainan yang stabil," kata Jaya.
Bek tengah, Maman Abdurachman mengatakan, kemenangan ini tak lepas dari hasil positif yang diperoleh Maung Bandung di dua partai sebelumnya. "Kemenangan atas PSIS dan Pelita, membuat tekanan psikologis yang kami rasakan berkurang. Hasilnya kami lebih percaya diri dan kemenangan ini merupakan imbas dari dua hasil positif yang kami peroleh di dua pertandingan terakhir," ujar Maman.
Di laga ISL selanjutnya, Maung Bandung akan melawat ke kandang Persiba Balikpapan di Stadion Sempaja, Samarinda, Kamis (9/10/2008) nanti.
Striker asal Brazil, Rafael Alves Bastos kembali membuktikan ketajamannya. Bastos membawa Maung Bandung memimpin ketika pertandingan baru berlangsung tiga menit. Sundulan kerasnya memaksimalkan umpan striker muda, Airlangga Sutjipto gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper PKT, Herman Batak.
Bastos kembali menunjukkan kontribusi besarnya. Aksi briliannya membuat Airlangga dengan leluasa menggandakan keunggulan Maung Bandung pada menit 39. Gol ini merupakan gol perdana yang disumbang Airlangga bagi Persib, sejak direkrut dari Deltras Sidoarjo, Maret lalu. Skor 2-0 untuk keunggulan Maung Bandung ini, bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, pertahanan kokoh Maung Bandung yang lebih banyak mendapatkan tekanan akhirnya jebol. Bek Nova Arianto dinilai wasit menyentuh bola di kotak terlarang dan membuahkan penalti bagi PKT. Gelandang asal Maroko, Tarik El-Janaby berhasil mengeksekusi penalti dan mengubah kedudukan menjadi 1-2 pada menit 72. Skor ini bertahan hingga wasit Agus Margun Aji (Sleman) meniup peluit akhir.
Tiga poin penuh yang diraih tadi malam adalah yang pertama diperoleh Persib di kandang lawan pada Liga Super musim 2008/2009. Pada empat laga tandang sebelumnya, Persib hanya mampu menuai satu poin, ketika bermain imbang 1-1 melawan PSMS Medan, 13 September lalu. Selebihnya, Persib kalah 0-1 dari Persipura Jayapura, 1-3 dari Persiwa Wamena dan 2-4 dari Sriwijaya FC (SFC).
"Kuncinya kembali ada di kolektivitas permainan. Kami cukup bersyukur dua dari sekian peluang yang didapat menjadi gol. Jika bisa dipertahankan, bukan mustahil di pertandingan tandang selanjutnya, kemenangan bisa kembali kami raih," tandas Pelatih Jaya Hartono.
Jaya pun mengaku senang dengan penampilan beberapa pemain yang selama ini lebih banyak duduk di bangku cadangan seperti Atep dan Airlangga yang pada pertandingan ini dimainkan sejak menit pertama.
"Atep bermain sangat baik, begitu juga Airlangga. Permainan apik juga ditunjukan Siswanto. Intinya tim sudah dan bisa menunjukan permainan yang stabil," kata Jaya.
Bek tengah, Maman Abdurachman mengatakan, kemenangan ini tak lepas dari hasil positif yang diperoleh Maung Bandung di dua partai sebelumnya. "Kemenangan atas PSIS dan Pelita, membuat tekanan psikologis yang kami rasakan berkurang. Hasilnya kami lebih percaya diri dan kemenangan ini merupakan imbas dari dua hasil positif yang kami peroleh di dua pertandingan terakhir," ujar Maman.
Di laga ISL selanjutnya, Maung Bandung akan melawat ke kandang Persiba Balikpapan di Stadion Sempaja, Samarinda, Kamis (9/10/2008) nanti.
(fmh)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com