Foto: AP
MADRID - Usia kerap menjadi masalah bagi setiap pemain dalam melanjutkan masa depannya. Ungkapan itu tidak berlaku bagi bek Real Madrid Fabio Cannavaro. Kendati menginjak usia 35 tahun, Cannavaro memendam hasrat tampil pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan (Afsel) dan membantu Madrid mengapai juara.
Mantan pilar Juventus dan Napoli tersebut permah merasakan masa indah ketika membantu Italia meraih mahkota Piala Dunia 2006. Dua tahun kemudian petaka menimpanya. Cedera kaki saat latihan memaksanya duduk di bangku cadangan saat Euro 2008 digelar. Kegetiran itu membangkitkan motivasinya kembali membantu Gli Azzurri mempertahan gelar juara dunia.
"Saya ingin main di Piala Dunia 2010. Bagi saya, absen di Euro 2008 menyisakan kenangan buruk. Saya tidak ingin mengakhir karir dengan kekalahan," kata Cannavaro seperti dilansir AP, Senin (6/10/2008).
Cannavaro menjadi bek tengah yang tangguh di dunia dengan menjadi pemain terbaik dunia usai digelarnya Piala Dunia 2006. Namun dia tidak mampu membuktikan ketangguhannya dalam menggalang lini pertahan Madrid musim ini, karena harus memulihkan cedera di awal musim.
"Saat Anda memasuki usia 30 tahun, itu akan menjadi masalah psikologis. Pagi ke malam tanpa henti mengganggu. Tapi saya tidak pernah mengalami kondisi tersebut sebelumnya," imbuhnya.
Hingga kini, pelatih Italia Marcello Lippi belum mengumumkan apakah akan membawa atau tidak Cannavaro ke Afsel. Menariknya, Lippi akan menurunkan pemain muda ketika Italia menghadapi Bulgaria dan Montenegro pada Babak Kualifikasi Piala Dunia 2010 mendatang
(fmh)
Mantan pilar Juventus dan Napoli tersebut permah merasakan masa indah ketika membantu Italia meraih mahkota Piala Dunia 2006. Dua tahun kemudian petaka menimpanya. Cedera kaki saat latihan memaksanya duduk di bangku cadangan saat Euro 2008 digelar. Kegetiran itu membangkitkan motivasinya kembali membantu Gli Azzurri mempertahan gelar juara dunia.
"Saya ingin main di Piala Dunia 2010. Bagi saya, absen di Euro 2008 menyisakan kenangan buruk. Saya tidak ingin mengakhir karir dengan kekalahan," kata Cannavaro seperti dilansir AP, Senin (6/10/2008).
Cannavaro menjadi bek tengah yang tangguh di dunia dengan menjadi pemain terbaik dunia usai digelarnya Piala Dunia 2006. Namun dia tidak mampu membuktikan ketangguhannya dalam menggalang lini pertahan Madrid musim ini, karena harus memulihkan cedera di awal musim.
"Saat Anda memasuki usia 30 tahun, itu akan menjadi masalah psikologis. Pagi ke malam tanpa henti mengganggu. Tapi saya tidak pernah mengalami kondisi tersebut sebelumnya," imbuhnya.
Hingga kini, pelatih Italia Marcello Lippi belum mengumumkan apakah akan membawa atau tidak Cannavaro ke Afsel. Menariknya, Lippi akan menurunkan pemain muda ketika Italia menghadapi Bulgaria dan Montenegro pada Babak Kualifikasi Piala Dunia 2010 mendatang