Foto: AP
PETERSBURG - Juara bertahan UEFA Cup Zenit St Peterburg, membantah kabar yang menyebutkan kemenangannya di ajang UEFA Cup musim lalu, adalah hasil sebuah skandal. Kabar yang beredar, mafia Rusia berada di balik kemenangan Zenit.
Seperti disebutkan hakim Spanyol Baltasar Garzon, tuduhan atas Zenit berdasarkan informasi beberapa anggota mafia Rusia yang ditangkap di Spanyol, 13 Juni lalu. Anggota mafia yang bernama Gennady Petrov, mengatakan Bayern Muenchen telah dibayar 50 juta poundsterling untuk mengalah.
Anggota lainnya Leonid Khristoforov, juga dilaporkan telah memberitahu Petrov jika pertandingan semifinal kedua antara Bayern dan Zenit akan berakhir dengan skor 4-0. Faktanya, Zenit memang unggul emapt gol tanpa balas.
Juru bicara Zenit Alexei Petrov, langsung membantah kabar tersebut. Petrov menegaskan timnya tidak mempunyai kaitan apa-apa dengan mafia Rusia. Menteri olahraga Rusia Vitaly Mutko juga angkat bicara mengenai isu negatif itu. Mutko mensinyalir, isu ini adalah usaha untuk menjatuhkan prestasi sepakbola Rusia.
"Selain Zenit, ini merupakan usaha untuk merusak nama Bayern. Bagaimana mungkin kami menyuap pemain seperti Oliver Kahn, Mirozlav Klose, Luca Toni, Ze Roberto, dan Lucio," ujar Mutko, seperti dilansir Goal, Jumat (3/10/2008).
(zwr)
Seperti disebutkan hakim Spanyol Baltasar Garzon, tuduhan atas Zenit berdasarkan informasi beberapa anggota mafia Rusia yang ditangkap di Spanyol, 13 Juni lalu. Anggota mafia yang bernama Gennady Petrov, mengatakan Bayern Muenchen telah dibayar 50 juta poundsterling untuk mengalah.
Anggota lainnya Leonid Khristoforov, juga dilaporkan telah memberitahu Petrov jika pertandingan semifinal kedua antara Bayern dan Zenit akan berakhir dengan skor 4-0. Faktanya, Zenit memang unggul emapt gol tanpa balas.
Juru bicara Zenit Alexei Petrov, langsung membantah kabar tersebut. Petrov menegaskan timnya tidak mempunyai kaitan apa-apa dengan mafia Rusia. Menteri olahraga Rusia Vitaly Mutko juga angkat bicara mengenai isu negatif itu. Mutko mensinyalir, isu ini adalah usaha untuk menjatuhkan prestasi sepakbola Rusia.
"Selain Zenit, ini merupakan usaha untuk merusak nama Bayern. Bagaimana mungkin kami menyuap pemain seperti Oliver Kahn, Mirozlav Klose, Luca Toni, Ze Roberto, dan Lucio," ujar Mutko, seperti dilansir Goal, Jumat (3/10/2008).