Foto: AP
MILAN - Sheva terlalu dimanja. Jose Mourinho menyatakan itulah alasan utama kegagalan Andriy Shevchenko di Chelsea.
Striker Ukraina itu akhirnya memang kembali ke Milan. Klub yang mengantarnya merasakan kegemilangan selama tujuh musim sebelum akhirnya Sheva hengkang ke London.
"Dia bak pangeran saat di Milan. Filosofi kami di Chelsea jauh berbeda. Kami tidak punya anak emas. Semua harus bekerja keras. Mereka harus membuktikan diri layak bermain," ungkap Mourinho seperti dilansir Associated Press, Rabu (27/8/2008).
"Saya rasa dia kehilangan rasa percaya diri. Perlahan, dia mulai tersesat," imbuhnya.
Mourinho lah yang bertanggung jawab atas Chelsea saat Sheva bergabung 2006 silam dengan banderol 30 juta poundsterling. Pelatih asal Portugis ini akan kembali bertemu Sheva saat laga derbi Milan musim ini. Dia sempat menegaskan striker 31 tahun itu bukanlah targetnya di bursa transfer musim ini.
"Dia bukan pilihan utama saya. Tapi klub memberi dia kesempatan sebagai opsi kedua,"
"Saya percaya dia akan menjadi pemain berkualitas tinggi nantinya. Kenyataannya, saya memang tidak punya masalah pribadi dengan Sheva. Saya harap masa depannya sukses," lanjutnya.
Shevchenko pun menyatakan tak ada dendam diantara mereka berdua.
"Saya harap dia bisa menjalankan peran terbaiknya di Inter seperti klub-klubnya yang lain. Dia adalah pelatih yang selalu tahu apa yang dia mau," harap Sheva.(fmh)