F: AP
MADRID - Sempat tertinggal, Valencia mampu bangkit bahkan unggul 3-2 atas Real Madrid, pada leg pertama Supercup, di Mestalla, Senin (18/8/2008). Kemenangan ini menjadi modal El Che, sebelum menantang Madrid pada leg kedua di Santiago Bernabeu.
Pelatih Unai Emery membuat penampilan Valencia menjadi kompetitif. David Albelda kembali masuk line-up berduet dengan David Villa di lini depan. Sementara pelatih Madrid Bernd Schuster mencadangkan Arjen Robben dan memasang Robinho sebagai starter. Diarra, Ruben de la Red dan Rafael van der Vaart, dipasang sejak awal.
Madrid menguasai laga di menit awal. Kerja sama duo Belanda van der Vaart dan Ruud van Nistelrooy, mengobrak-abrik pertahanan Valencia. Menit 13, Nistelrrot akhirnya memecah kebuntuan.
Umpan De la Red, dimanfaakan Nistelrooy untuk menaklukan kiper Timo Hildebrand. Skor 1-0 ini bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua Valencia menambah daya gedornya. Hanya sepuluh menit laga berjalan, skor menjadi sama kuat. Umpan silang Silva dimaksimalkan Mata untuk menggetarkan gawang Iker Casillas.
Tiga menit kemudian Los Che berbalik unggul. Sekali lagi Villa menjadi aktor di balik gol ini. Kersa samanya dengan Mata, dilanjutkan dengan tendangan keras tidak bisa diamankan Casillas.
Tapi, Madrid masih mmapu menyamakan kedudukan di menit 68. Ruudje mencetak gol keduanya di laga ini. Pmain pengganti Vicente, mencetak gol setelah mendapat umpan Silva. Skor 3-2 ini bertahan hingga laga berakhir.
Susunan Pemain:
Valencia (Emery): Hildebrand; Miguel, Albiol, Alexis, Moretti; Albelda, Baraja, JoaquÃn, Silva, Mata; Villa.
Real Madrid (Schuster): Casillas; Michel Salgado, Javi GarcÃa, Heinze, Miguel Torres; Van der Vaart, Diarrà , De la Red, Robinho; Raúl, Van Nistelrooy.
(zwr)
Pelatih Unai Emery membuat penampilan Valencia menjadi kompetitif. David Albelda kembali masuk line-up berduet dengan David Villa di lini depan. Sementara pelatih Madrid Bernd Schuster mencadangkan Arjen Robben dan memasang Robinho sebagai starter. Diarra, Ruben de la Red dan Rafael van der Vaart, dipasang sejak awal.
Madrid menguasai laga di menit awal. Kerja sama duo Belanda van der Vaart dan Ruud van Nistelrooy, mengobrak-abrik pertahanan Valencia. Menit 13, Nistelrrot akhirnya memecah kebuntuan.
Umpan De la Red, dimanfaakan Nistelrooy untuk menaklukan kiper Timo Hildebrand. Skor 1-0 ini bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua Valencia menambah daya gedornya. Hanya sepuluh menit laga berjalan, skor menjadi sama kuat. Umpan silang Silva dimaksimalkan Mata untuk menggetarkan gawang Iker Casillas.
Tiga menit kemudian Los Che berbalik unggul. Sekali lagi Villa menjadi aktor di balik gol ini. Kersa samanya dengan Mata, dilanjutkan dengan tendangan keras tidak bisa diamankan Casillas.
Tapi, Madrid masih mmapu menyamakan kedudukan di menit 68. Ruudje mencetak gol keduanya di laga ini. Pmain pengganti Vicente, mencetak gol setelah mendapat umpan Silva. Skor 3-2 ini bertahan hingga laga berakhir.
Susunan Pemain:
Valencia (Emery): Hildebrand; Miguel, Albiol, Alexis, Moretti; Albelda, Baraja, JoaquÃn, Silva, Mata; Villa.
Real Madrid (Schuster): Casillas; Michel Salgado, Javi GarcÃa, Heinze, Miguel Torres; Van der Vaart, Diarrà , De la Red, Robinho; Raúl, Van Nistelrooy.