Foto: AP
MILAN - Tertangkapnya penjahat perang nomor satu Radovan Karadzic ternyata juga membuka sebuah rahasia unik. Penjahat perang asal Serbia itu ternyata pernah datang ke San Siro untuk menyaksikan laga Inter Milan di Seri A.
Hal itu diungkapkan kemenakan laki-laki 'Sang Pembunuh', Dragan Karadzic. Menurut Dragan, sosok yang tertangkap 21 Juli lalu di Belgrade setelah menjadi buronan sejak tahun 1995 itu, sangat mengagumi Inter Milan.
Yang membuat mata dunia tercengang, disaat seluruh mata dunia mencoba mencari keberadaanya, Karadzic ternyata pernah singgah ke Milan guna menonton laga klub kesayangannya itu.
"Paman saya mengaku pernah pergi ke San Siro untuk mendukung Inter dan idolanya, Sinisa Mihajlovic dan Dejan Stankovic," ujar sang kemenakan kepada Il Corriere Della Sera, Jumat (1/8/2008).
"Dia adalah pencinta Liga Calcio dan dia pernah menyaksikan pertandingan antara Lazio dan Inter pada 2004 lalu," tambahnya.
Radovan Karadzic sendiri menjadi orang yang paling dicari karena telah membunuh sekira 12.000 orang saat mengepung Kota Sarajevo.
Selain itu, Karadzic juga terlibat dalam pembantaian lebih dari 8.000 pria dewasa dan anak-anak warga Muslim di Srebrenica, di Bosnia timur, pada Juli 1995. Pembantaian terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.
(tok) Hal itu diungkapkan kemenakan laki-laki 'Sang Pembunuh', Dragan Karadzic. Menurut Dragan, sosok yang tertangkap 21 Juli lalu di Belgrade setelah menjadi buronan sejak tahun 1995 itu, sangat mengagumi Inter Milan.
Yang membuat mata dunia tercengang, disaat seluruh mata dunia mencoba mencari keberadaanya, Karadzic ternyata pernah singgah ke Milan guna menonton laga klub kesayangannya itu.
"Paman saya mengaku pernah pergi ke San Siro untuk mendukung Inter dan idolanya, Sinisa Mihajlovic dan Dejan Stankovic," ujar sang kemenakan kepada Il Corriere Della Sera, Jumat (1/8/2008).
"Dia adalah pencinta Liga Calcio dan dia pernah menyaksikan pertandingan antara Lazio dan Inter pada 2004 lalu," tambahnya.
Radovan Karadzic sendiri menjadi orang yang paling dicari karena telah membunuh sekira 12.000 orang saat mengepung Kota Sarajevo.
Selain itu, Karadzic juga terlibat dalam pembantaian lebih dari 8.000 pria dewasa dan anak-anak warga Muslim di Srebrenica, di Bosnia timur, pada Juli 1995. Pembantaian terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com