Score Ticker :
Liga Indonesia
Persija Kapan Launching?
Jum'at, 4 Juli 2008 - 19:55 wib
Berita Lainnya
- Minggu, 12/10/2008 22:10
PSIS Menang, Buah Eksperimen BN - Minggu, 12/10/2008 22:10
Wasit Pukul Ofisial PSM Hingga Roboh - Minggu, 12/10/2008 16:10
Hadapi Sriwijaya, Persijap Tanpa Target - Minggu, 12/10/2008 16:10
Awas Lengah Pelita! - Sabtu, 11/10/2008 22:10
Raja Isa Tak Mau Anggap Enteng PSIS
JAKARTA - Persija Jakarta enggan terburu-buru mengenalkan 23 pemain Macan Kemayoran. Tim Ibu Kota ini hanya ingin fokus membenahi kapabilitas menghadapi Liga Super.
Asisten Manajer Persija Ferry Indrasyarif mengatakan, pihaknya belum terpikir untuk launching. Mereka bahkan tak mengetahui kapan akan mengenalkan Bambang ?Bepe' Pamungkas dkk.
Mantan ketua umum Jakmania ini hanya menyerahkan keputusan itu kepada PT Persija. "Saya belum berani menentukan karena kebijakan itu sepenuhnya di tangan mereka. Saya pun tidak mengetahui apakah Persija akan launching tahun ini," kata Ferry, Jumat (4/7/2008).
Belum ada kejelasan itu membuat skuad Macan Kemayoran diprediksi gagal melakukan pengenalan kepada publik. Padahal, Persija telah melakukan hal itu tahun lalu di depan ratusan fans Jakmania.
Persija pun kalah start dari tim Liga Super lain yang sebagian telah melakukan launching sebelum turnamen dimulai 12 Juli nanti. "Kami tak ingin masalah itu mengganggu persiapan tim," ujarnya.
Di luar itu, Ferry membeberkan bahwa Persija siap menghadapi Liga Super. Dia pun tak mempermasalahkan keberadaan 23 pemain yang kini memperkuat tim yang berdiri sejak 1928 tersebut.
Ferry berasumsi 23 pemain sudah lebih cukup ketimbang 25 pemain yang telah direkrut Persija musim lalu. "Menurut pelatih, jumlah itu sudah memadai untuk menjalani turnamen berat ini. Jadwal timnas yang tidak bentrok pun menjadi keyakinan kami bahwa jumlah itu cukup," cetus Ferry.
Meski demikian, Ferry mengaku pihaknya ada keinginan menambah jumlah kuota di putaran kedua nanti. Sayang, dia belum berani berkomentar lini mana yang akan ditambal.
Menurutnya, komposisi sejauh ini cukup baik. Lini depan telah ditempati Bepe dan Aliyudin, ditambah Greg Nwokollo atau Melky Pekey yang siap ditempatkan sebagai ujung tombak.
Persija pun telah mengantongi nama seperti Ade Suhendra, Agus Indra, hingga Robertino Pugliara di lini tengah. Dan, Njanka Pierre, Leonard Tupamahu, hingga defender tangguh Abanda Herman.
(Edi Yulianto/Sindo/zwr)
Asisten Manajer Persija Ferry Indrasyarif mengatakan, pihaknya belum terpikir untuk launching. Mereka bahkan tak mengetahui kapan akan mengenalkan Bambang ?Bepe' Pamungkas dkk.
Mantan ketua umum Jakmania ini hanya menyerahkan keputusan itu kepada PT Persija. "Saya belum berani menentukan karena kebijakan itu sepenuhnya di tangan mereka. Saya pun tidak mengetahui apakah Persija akan launching tahun ini," kata Ferry, Jumat (4/7/2008).
Belum ada kejelasan itu membuat skuad Macan Kemayoran diprediksi gagal melakukan pengenalan kepada publik. Padahal, Persija telah melakukan hal itu tahun lalu di depan ratusan fans Jakmania.
Persija pun kalah start dari tim Liga Super lain yang sebagian telah melakukan launching sebelum turnamen dimulai 12 Juli nanti. "Kami tak ingin masalah itu mengganggu persiapan tim," ujarnya.
Di luar itu, Ferry membeberkan bahwa Persija siap menghadapi Liga Super. Dia pun tak mempermasalahkan keberadaan 23 pemain yang kini memperkuat tim yang berdiri sejak 1928 tersebut.
Ferry berasumsi 23 pemain sudah lebih cukup ketimbang 25 pemain yang telah direkrut Persija musim lalu. "Menurut pelatih, jumlah itu sudah memadai untuk menjalani turnamen berat ini. Jadwal timnas yang tidak bentrok pun menjadi keyakinan kami bahwa jumlah itu cukup," cetus Ferry.
Meski demikian, Ferry mengaku pihaknya ada keinginan menambah jumlah kuota di putaran kedua nanti. Sayang, dia belum berani berkomentar lini mana yang akan ditambal.
Menurutnya, komposisi sejauh ini cukup baik. Lini depan telah ditempati Bepe dan Aliyudin, ditambah Greg Nwokollo atau Melky Pekey yang siap ditempatkan sebagai ujung tombak.
Persija pun telah mengantongi nama seperti Ade Suhendra, Agus Indra, hingga Robertino Pugliara di lini tengah. Dan, Njanka Pierre, Leonard Tupamahu, hingga defender tangguh Abanda Herman.



