Foto: AP
RIO DE JANEIRO - Pelatih Brasil Dunga cuek menanggapi kritikan terhadap performa Brasil, di pentas kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Amerika Selatan (Conmebol). Dia mengingatkan banyak pelatih Selecao sebelumnya yang juga sering dikritik terkait kinerjanya.
Dunga menjadi target utama kritikan yang dilancarkan fans tim Samba akhir-akhir ini. Start buruk Brasil pada kualifikasi PD 2010 dijadikan alasan kuat fans menyerang mantan kapten tim di Piala Dunia 1994 dan 1998 itu.
Bahkan beberapa fans meminta pria berusia 44 tahun itu lengser dari jabatannya. Fans ingin Brasil dipegang figur yang berpengalaman yang bisa meloloskan tim ke babak final di Afrika Selatan.
"Saya mempunyai pekerjaan di sini (Timnas Brasil). Kami telah merencanakan segalanya sejak awal. Fans tidak peduli jika pada pemain baru saja kembali dari liburan," ketus Dunga, seperti dilansir Goal, Senin (23/6/2008).
Performa Brasil pada kualifikasi PD 2010 memang mengecewakan. Bermain imbang 0-0 dengan Kolombia pada laga pedana putaran 1, Selecao memang sempat mencukur Ekuador 5-0.
Tapi performa tim turun di putaran 3, ketika ditahan tim lemah Peru 1-1. Terakhir juara dunia lima kali harus kembali bermain imbang 0-0 dengan rival utamanya, Argentina pada laga putaran 6.
Buat Dunga dia hanya percaya dengan hasil akhir. "Ini bukan kali pertama saya mendapat kritik. Setiap pelatih Selecao pernah mengalami hal ini. Carlos Alberto Parreira, Mario Zagallo bahkan Luis Felipe Scolari juga pernah mendapat kritikan keras," serang Dunga.
Brasil saat ini duduk di posisi lima klasemen Conmebol dengan nilai sembilan di bawah Chili. Zona Amerika Selatan akan diwakili lima tim dimana tim terakhir akan bertemu tim posisi empat, bertarung dua laga (leg 1 dan 2) untuk mendapat tiket akhir berlaga di Afrika Selatan.
(zwr)
Dunga menjadi target utama kritikan yang dilancarkan fans tim Samba akhir-akhir ini. Start buruk Brasil pada kualifikasi PD 2010 dijadikan alasan kuat fans menyerang mantan kapten tim di Piala Dunia 1994 dan 1998 itu.
Bahkan beberapa fans meminta pria berusia 44 tahun itu lengser dari jabatannya. Fans ingin Brasil dipegang figur yang berpengalaman yang bisa meloloskan tim ke babak final di Afrika Selatan.
"Saya mempunyai pekerjaan di sini (Timnas Brasil). Kami telah merencanakan segalanya sejak awal. Fans tidak peduli jika pada pemain baru saja kembali dari liburan," ketus Dunga, seperti dilansir Goal, Senin (23/6/2008).
Performa Brasil pada kualifikasi PD 2010 memang mengecewakan. Bermain imbang 0-0 dengan Kolombia pada laga pedana putaran 1, Selecao memang sempat mencukur Ekuador 5-0.
Tapi performa tim turun di putaran 3, ketika ditahan tim lemah Peru 1-1. Terakhir juara dunia lima kali harus kembali bermain imbang 0-0 dengan rival utamanya, Argentina pada laga putaran 6.
Buat Dunga dia hanya percaya dengan hasil akhir. "Ini bukan kali pertama saya mendapat kritik. Setiap pelatih Selecao pernah mengalami hal ini. Carlos Alberto Parreira, Mario Zagallo bahkan Luis Felipe Scolari juga pernah mendapat kritikan keras," serang Dunga.
Brasil saat ini duduk di posisi lima klasemen Conmebol dengan nilai sembilan di bawah Chili. Zona Amerika Selatan akan diwakili lima tim dimana tim terakhir akan bertemu tim posisi empat, bertarung dua laga (leg 1 dan 2) untuk mendapat tiket akhir berlaga di Afrika Selatan.