- Selasa, 07/10/2008 21:10
PSIS Fokus Hadapi PSMS - Selasa, 07/10/2008 19:10
Persiba Segera Kontrak Daniel Roekito - Selasa, 07/10/2008 18:10
Fandi Ahmad Coba Tenang - Selasa, 07/10/2008 18:10
Posisi Fandi Ahmad Aman Pemecatan - Selasa, 07/10/2008 00:10
Fandi Terima Kekalahan Pelita
Brajamusti harus berhitung ulang dalam menyukseskan program penjualan tiket terusan yang tengah digeber manajemen demi menyelamatkan eksistensi PSIM.
Meski mereka sadar sekarang ini, tim berjuluk Laskar Mataram terancam kolaps lantaran tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah melalui APBD.
Presiden Brajamusti Agung Damar mengaku, telah berupaya semaksimal mungkin demi tercapainya target pemasukan dari program tersebut. Salah satu bentuk suport Brajamusti atas program tersebut adalah turun ke bawah guna menyosialisasikan program tersebut.
"Kami sudah berupaya semaksimal mungkin. Sosialisasi ke bawah melalui Korwil (Koordinator Wilayah) sudah kami lakukan. Tapi, dengan kondisi ekonomi seperti sekarang ini, tentunya kami juga harus tahu diri. Ibaratnya, untuk menyelematkan diri sendiri saja susah. Apalagi untuk menyelamatkan PSIM," tukas Agung.
Demi mendapat satu tiket terusan untuk menyaksikan semua laga kandang PSIM selama satu musim, Brajamusti harus merogoh kocek sebesar Rp150 ribu untuk tribun belakang gawang. Sementara untuk tribun tertutup dihargai Rp500 ribu. Untuk VIP manajemen mematok harga Rp2 juta.
(Agus Anggoro/Sindo/hmr)

