BANDUNG - Bermain didepan dukungan sekitar 20 ribu bobotoh yang memadati Stadion Siliwangi, Bandung, Persib Bandung sukses meraih kemenangan 1-0 atas tamunya, Sriwijaya FC (SFC).
Terlepas dari permainan kedua tim yang cenderung monoton dan minim kreasi dalam menciptakan peluang emas.
Sundulan striker anyar Persib asal Brasil, Hilton Moreira menit 43 yang gagal diantisipasi kiper SFC, Ferry Rotinsulu dan berbuah gol kemenangan bagi Maung Bandung jadi satu-satunya momen emas yang membuat seisi Stadion Siliwangi bergemuruh.
Pola 4-4-2 yang dikembangkan Persib pada laga ini dinilai Pelatih Jaya Hartono masih jauh dari kata sempurna.
"Pertandingan berjalan cukup imbang dan kami kesulitan menghadapi permainan bola-bola atas yang dikembangkan SFC. Keseluruhan skema 4-4-2 sudah cukup berjalan, meski masih jauh dari sempurna," kata Jaya kepada wartawan seusai pertandingan.
Mantan pelatih Persiba Balikpapan dan Persik Kediri itu, mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari pertandingan uji coba kemarin sore. "Selama ini kami belum pernah menghadapi tim-tim kuat, dalam partai ini kami baru mengantongi 80% kekuatan. Saya banyak mendapatkan pelajaran dari pertandingan ini," ucap Jaya.
"Masyarakat bisa melihat bagaimana performa kami, terutama di sector depan. Kami belum memiliki seorang striker yang benar-benar dapat diharapkan sebagai goal getter," tambah Jaya yang menilai Hilton sebagai pemain terbaik pada laga ini.
Kendati sempat dikecewakan keputusan wasit ketika wasit, Iis Isya Permana menganulir gol yang dicetak Keith Jerome 'Kayamba' Gumbs. Pelatih Rahmad 'RD' Darmawan mengaku puas dan tidak menyimpan kekecewaan terhadap kepemimpinan wasit.
"Tidak ada perasaan kecewa terhadap wasit, malah saya langsung instruksikan pemain untuk langsung kembali melakukan koordinasi di lapangan dan tidak berargumen dengan wasit. Sebelum pertandingan saya telah tegaskan kepada para pemain, pertandingan ini sekadar uji coba dan tidak ada yang namanya berargumen dengan wasit," tegas RD.
Sama halnya dengan Jaya, pelatih yang membawa SFC masuk jajaran elit klub di Indonesia itu mengaku memperoleh pelajaran berharga dari pertandingan ini. Usai dijajal Maung Bandung, klub berjuluk Laskar wong Kito itu, Rabu (4/6/2008) sore ini akan kembali menggelar uji coba menghadapi klub Divisi III, Saint Prima FC di Stadion Siliwangi.
"Makanya saya selalu katakan uji coba dilakukan bukan untuk mencari kelebihan tapi kelemahan. Secara teknis saya sudah mendapat gambaran kualitas permainan tim ketika satu pemain pilar absen," ucap RD mengomentari absenya Zah Rahan Krangar yang agak berpengaruh pada sektor penyerangan SFC.
(Mohamad Taufik/Sindo/hmr)