Foto: AP
BARCELONA - Meski telah dipastikan terdepak dari kursi kepelatihan Barcelona musim depan, namun hal tersebut menyurutkan ambisi pelatih Frank Rikjkaard untuk memberikan yang terbaik bagi Barca di akhir musim.
Ya, Minggu (18/5/2008), Rijkaard sukses menandai akhir petualangannya di Nou Camp, dengan spektakuler. Pelatih asal Belanda tersebut membawa Azulgrana mempecundangi Real Murcia dengan skor telak 5-3.
Dalam pertandingan yang digelar di stadion Nueva Condomina, Rijkaard sempat cemas ketika timnya tertinggal satu gol lewat gol yang dilesakkan Juan Ochoa di menit ke-16. Beruntung, anak asuhnya mampu membalikkan keadaan lewat lima gol yang masing-masing dilesakkan Samuel Eto'o (23'), Tierry Henry (26') serta hattrick Giovanni Dos Santos (33', 50' serta 65').
Dengan kemenangan telak ini, paling tidak Rijkaard bisa meninggalkan Nou Camp dengan kepala tegak. Pasalnya, sejak gagal memberikan satupun gelar bagi Barca musim ini, mantan pelatih timnas Belanda ini telah dipastikan akan didepak manajemen Barca. Dan posisinya di musim depan akan diambil alih pelatih Barcelona B, Josep Guardiola.
Padahal selama lima tahun (2003-2008) berkuasa di Barcelona, Rijkaard sukses memberikan beberapa gelar bergengsi bagi klub Katalan tersebut. Diantaranya, mengantar Barca dua kali merebutĀ trofi La Liga (2004/05 & 2005/06), Piala Super Spanyol (2005 & 2006), serta trofi Liga Champions (2005/06).
Namun meski hengkang dari Barca dengan catatan buruk, namun mantan pelatih Sparta Roterdam ini masih cukup laris dipasaran. Pasalnya beberapa klub elit Eropa pun menyatakan ketertarikannya untuk menggunakan jasa pelatih 45 tahun ini. Bahkan, pelatih bernama lengkap Franklin Edmundo Rijkaard ini digosipkan akan berlabuh di Chelsea musim depan. Benarkah?
(zwr)
Ya, Minggu (18/5/2008), Rijkaard sukses menandai akhir petualangannya di Nou Camp, dengan spektakuler. Pelatih asal Belanda tersebut membawa Azulgrana mempecundangi Real Murcia dengan skor telak 5-3.
Dalam pertandingan yang digelar di stadion Nueva Condomina, Rijkaard sempat cemas ketika timnya tertinggal satu gol lewat gol yang dilesakkan Juan Ochoa di menit ke-16. Beruntung, anak asuhnya mampu membalikkan keadaan lewat lima gol yang masing-masing dilesakkan Samuel Eto'o (23'), Tierry Henry (26') serta hattrick Giovanni Dos Santos (33', 50' serta 65').
Dengan kemenangan telak ini, paling tidak Rijkaard bisa meninggalkan Nou Camp dengan kepala tegak. Pasalnya, sejak gagal memberikan satupun gelar bagi Barca musim ini, mantan pelatih timnas Belanda ini telah dipastikan akan didepak manajemen Barca. Dan posisinya di musim depan akan diambil alih pelatih Barcelona B, Josep Guardiola.
Padahal selama lima tahun (2003-2008) berkuasa di Barcelona, Rijkaard sukses memberikan beberapa gelar bergengsi bagi klub Katalan tersebut. Diantaranya, mengantar Barca dua kali merebutĀ trofi La Liga (2004/05 & 2005/06), Piala Super Spanyol (2005 & 2006), serta trofi Liga Champions (2005/06).
Namun meski hengkang dari Barca dengan catatan buruk, namun mantan pelatih Sparta Roterdam ini masih cukup laris dipasaran. Pasalnya beberapa klub elit Eropa pun menyatakan ketertarikannya untuk menggunakan jasa pelatih 45 tahun ini. Bahkan, pelatih bernama lengkap Franklin Edmundo Rijkaard ini digosipkan akan berlabuh di Chelsea musim depan. Benarkah?