Score Ticker :
Liga Inggris
Arsenal Beminat Gaet Nasri
Jum'at, 16 Mei 2008 - 20:18 wib
Achmad Firdaus - Okezone
Berita Lainnya

Foto: ist
LONDON - Pelatih Arsenal Arsene Wenger akan memboyong minimal satu pemain bintang dalam skuadnya. Satu nama yang menjadi bidikan pelatih asal Prancis ini adalah gelandang Olympique Marseille, Samir Nasri.

Nasri memang dikabarkan menjadi bidikan utama The Gunners, musim depan. Pasalnya, klub asal London ini memang sedang membutuhkan satu gelandang tangguh untuk mengisi tempat Mathieu Flamini yang hengkang ke AC Milan.

Gelandang timnas Prancis ini memang baru saja menandatangani kontrak jangka panjang di Stade Velodrome. Namun, kontrak jangka panjangnya ini hanya melindunginya dari sergapan klub-klub Liga Prancis (Ligue 1) yang ingin menggunakan jasanya.

Marseille sendiri telah melabeli gelandang masa depannya ini dengan banderol 17,8 juta euro (14 juta poundsterling). Dan harga ini bukanlah suatu jumlah yang terlalu tinggi bagi klub sekelas Arsenal.

Namun, jika pun Arsenal gagal melabuhkan Nasri ke Emirates Stadium, klub lain macam Inter Milan dan Real Madrid, telah menyatakan kesediaannya untuk menampung gelandang kelahiran Aljazair ini. Seperti diketahui, kedua klub elit ini memang sejak musim lalu menyatakan ketertarikannya terhadap mantan gelandang andalan timnas Prancis U-21 ini.

Menanggapi ketertarikan sari banyak klub elit ini, pelatih Marseille Eric Gerets mengaku peluang mempertahankan Nasri sangat tipis. Dan ia berharap agar satu dari klub elit Eropa akan dating dan meminang sang pemain sebelum pintu transfer resmi ditutup.

"Sebelum berpikir untuk melakukan perubahan dalam skuad, kami terlebih dulu harus memastikan jika Nasri tetap bertahan atau hengkang. Meski secara pribadi saya sangat ingin ia tetap tinggal," Ujar Gerets seperti dilansir Goal, Jumat (16/5/2008).

"Jika ada satu klub besar yang berani memberikan penawaran besar kapada Nasri, maka bisa dipastikan ia akan pindah. Saya tak bisa mengkritik klub. Sebab hal seperti ini selalu terjadi setiap tahun. Kami hanya memproduksi pemain bintang dan kemudian menjualnya untuk kepentingan klub," tutup pelatih asal Belgia ini.
(fmh)