ROMA - Kesetiaan Romanisti terhadap keluarga Sensi yang menguasai AS Roma luntur. 15 ribu Fans fanatik tim ibukota itu telah membuat petisi kepada klub untuk segera menjual tim kepada miliuner Amerika, George Soros.
Italpetrol, perusahaan yang dikendalikan Keluarga Sensi pekan lalu mengaku telah bertemu dengan perwakilan Inner Circle Sports. Itu adalah perusahaan investasi yang dihubung-hubungkan dengan Soros.
Tapi di tengah jalan Soros memutuskan untuk mengakhiri pembicaraan akuisisi. Pengacara pria berusia 77 tahun itu menolak berkomentar tentang alasan di balik keputusan tersebut.
"Pada dasarnya fans seperti saya memimpikan dan berharap Roma bisa menjadi klub besar di Eropa. Kami berharap keluarga Sensi menjual tim ini kepada George Soros," sebut pernyataan pada petisi, seperti dlansir Channel 4, Rabu (30/4/2008).
Menurut sumber yang bisa dipercaya, Soros tadinya sempat menawarkan 270 juta euro. Tapi di dalam keluarga Sensi sendiri terpecah. Ada yang ingin menjual ada pula yang memutuskan untuk mempertahankan mayoritas saham di Olimpico.
Salah satu pihak yang tidak ingin Roma berpindah tangan adalah CEO tim, Rosella Sensi.
Tapi keluarga Sensi membantah kabar dari media tersebut.
"Kami ingin menegaskan bahwa Italpetroli belum mendapatkan surat dari Unicredit-bank yang bersedia mengucurkan dana," tegas pernyataan resmi keluarga Sensi.
Ketika Soros memutuskan undur diri, Saham Roma langsung anjklok 10 persen. (bgs)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad