Foto: AP
LONDON - Selama membela Bolton Wanderers, Nicolas Anelka selalu menjadi starter. Situasi berbeda dirasakannya di Chelsea. Anelka harus merasakan duduk di bangku cadangan dan berbagi tempat dengan striker lain.
Pelatih Chelsea Avram Grant, menerapkan sistem rotasi dalam skuadnya. Setiap pemain harus merasakan duduk di bangku cadangan, karena banyaknya pemain bintang dalam skuad The Blues.
Anelka sudah menyadari hal tersebut. Pemain asal Prancis ini pun mengaku siap bila namanya tidak masuk dalam starting line-up di setiap pertandingan yang dilewati The Blues.
"Saya bukan satu-satunya pemain bintang di Chelsea. Banyak pemain dan striker bagus di tim ini. Sejak tiba di Stamford Bridge, saya menyadari itu dan kini harus menerima resiko bermain bagi tim besar," jelas Anelka seperti dilansir Goal, Rabu (16/4/2008).
Pemain 29 tahun, yang diboyong The Blues dengan harga 15 juta poundsterling, Januari lalu ini, sebenarnya kurang setuju jika Grant memainkan skema 4-5-1. Formasi dengan striker tunggal ini, membuatnya jarang mendapat kesempatan berlaga.
"Sebenarnya, saya tidak suka dengan formasi 4-5-1. Ini membuat saya harus bersaing ketat dengan Didier Drogba, Claudio Pizzarro dan Andriy Shevchenko. Tapi, saya kembalikan kepada pelatih, karena dia yang lebih mengerti tentang strategi Chelsea," lanjut mantan bomber Arsenal ini.
Anelka pernah menjadi sorotan ketika di boyong Real Madrid dari Arsenal, dengan transfer sebesar 22,3 juta poundsterling, musim 1999. Tapi di El Real, Anelka tidak bisa menembus tim utama hingga akhirnya memutuskan kembali ke PSG.
"Saya memang pernah bermasalah dengan bangku cadangan, tapi kini situasinya sudah berbeda dengan ketika saya di Madrid. Di Chelsea saya bisa mendapat tempat lebih baik," tutup Anelka.
(zwr) Pelatih Chelsea Avram Grant, menerapkan sistem rotasi dalam skuadnya. Setiap pemain harus merasakan duduk di bangku cadangan, karena banyaknya pemain bintang dalam skuad The Blues.
Anelka sudah menyadari hal tersebut. Pemain asal Prancis ini pun mengaku siap bila namanya tidak masuk dalam starting line-up di setiap pertandingan yang dilewati The Blues.
"Saya bukan satu-satunya pemain bintang di Chelsea. Banyak pemain dan striker bagus di tim ini. Sejak tiba di Stamford Bridge, saya menyadari itu dan kini harus menerima resiko bermain bagi tim besar," jelas Anelka seperti dilansir Goal, Rabu (16/4/2008).
Pemain 29 tahun, yang diboyong The Blues dengan harga 15 juta poundsterling, Januari lalu ini, sebenarnya kurang setuju jika Grant memainkan skema 4-5-1. Formasi dengan striker tunggal ini, membuatnya jarang mendapat kesempatan berlaga.
"Sebenarnya, saya tidak suka dengan formasi 4-5-1. Ini membuat saya harus bersaing ketat dengan Didier Drogba, Claudio Pizzarro dan Andriy Shevchenko. Tapi, saya kembalikan kepada pelatih, karena dia yang lebih mengerti tentang strategi Chelsea," lanjut mantan bomber Arsenal ini.
Anelka pernah menjadi sorotan ketika di boyong Real Madrid dari Arsenal, dengan transfer sebesar 22,3 juta poundsterling, musim 1999. Tapi di El Real, Anelka tidak bisa menembus tim utama hingga akhirnya memutuskan kembali ke PSG.
"Saya memang pernah bermasalah dengan bangku cadangan, tapi kini situasinya sudah berbeda dengan ketika saya di Madrid. Di Chelsea saya bisa mendapat tempat lebih baik," tutup Anelka.
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad