Andreas Herren/foto: ist
ZURICH - Badan sepakbola dunia (FIFA) mengobarkan perang terhadap judi ilegal dalam dunia kulit bundar. FIFA menemukan bahwa setiap tahun pola judi ilegal yang dilakukan para mafia selalu berubah.
Taruhan yang mencapai miliaran dolar tersebut khusus dicermati sebuah badan yang bernama Early Warning System Gmbh (EWS).
Badan yang kantornya sengaja dirahasiakan tersebut bertugas menutup gerak para mafia taruhan ilegal. Mereka khusus mencemati mafia-mafia judi ilegal di Asia dan seluruh penjuru dunia.
"Lebih dari 100 milar euro setiap tahunnya dijadikan taruhan. Kami bertanggung jawab untuk mengantisipasi hal tersebut melalui semua pertandingan di seluruh dunia. Anda tidak akan pernah tahu di mana manipulasi itu terjadi," ungkap Kepala Strategi EWS Wolfgang Feldner, seperti dilansir AP, Selasa (19/2/2008).
Modus operandi yang dilakukan mafia-mafia judi ilegal cukup licin. Mereka sengaja melakukan aksinya pada celah-celah yang jarang dicermati FIFA maupun EWS. Contoh terakhir dari aksi mereka adalah adanya judi ilegal pada tim-tim kecil di liga-liga Eropa.
Sebelumnya jagat sepakbola pernah digemparkan pada kasus pengaturan skor yang dilakukan secara jamaah otoritas sepakbola di Italia.
"Itu semua merupakan pemicu kami melakukan aksi melawan judi ilegal. Kami harus lebih pintar daripada para mafia," tegas Jubir FIFA Andreas Herren.
EWS adalah badan yang disewa FIFA tahun lalu. Selama setahun badan tersebut telah menemukan 200 bandar, dan perusahaan judi di seluruh dunia. Informasi yang didapatkan EWS, juga diperoleh dari para jurnalis, ppihak kepolisian, ofisial sepakbola, dan para pemain sendiri.
(fmh) Taruhan yang mencapai miliaran dolar tersebut khusus dicermati sebuah badan yang bernama Early Warning System Gmbh (EWS).
Badan yang kantornya sengaja dirahasiakan tersebut bertugas menutup gerak para mafia taruhan ilegal. Mereka khusus mencemati mafia-mafia judi ilegal di Asia dan seluruh penjuru dunia.
"Lebih dari 100 milar euro setiap tahunnya dijadikan taruhan. Kami bertanggung jawab untuk mengantisipasi hal tersebut melalui semua pertandingan di seluruh dunia. Anda tidak akan pernah tahu di mana manipulasi itu terjadi," ungkap Kepala Strategi EWS Wolfgang Feldner, seperti dilansir AP, Selasa (19/2/2008).
Modus operandi yang dilakukan mafia-mafia judi ilegal cukup licin. Mereka sengaja melakukan aksinya pada celah-celah yang jarang dicermati FIFA maupun EWS. Contoh terakhir dari aksi mereka adalah adanya judi ilegal pada tim-tim kecil di liga-liga Eropa.
Sebelumnya jagat sepakbola pernah digemparkan pada kasus pengaturan skor yang dilakukan secara jamaah otoritas sepakbola di Italia.
"Itu semua merupakan pemicu kami melakukan aksi melawan judi ilegal. Kami harus lebih pintar daripada para mafia," tegas Jubir FIFA Andreas Herren.
EWS adalah badan yang disewa FIFA tahun lalu. Selama setahun badan tersebut telah menemukan 200 bandar, dan perusahaan judi di seluruh dunia. Informasi yang didapatkan EWS, juga diperoleh dari para jurnalis, ppihak kepolisian, ofisial sepakbola, dan para pemain sendiri.
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad